Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cegah Bullying, Pemkot Depok Serukan Sekolah Aman Bagi Pendidik dan Peserta Didik

📅 Jumat, 21 Nov 2025, 10:33 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cegah Bullying, Pemkot Depok Serukan Sekolah Aman Bagi Pendidik dan Peserta Didik Doc: Antara Foto
Ket. Sosialisasi HAM bertajuk Anti-Kekerasan dan Perundungan pada Pelajar Kota Depok. Sosialisasi diselenggarakan oleh Kementerian Hukum dan HAM, Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kota Depok bersama Gabungan Organisasi Wanita (GOW), dan Business and Professional Women (BPW) Indonesia

Pemerintah Kota Depok, Jawa Barat, menegaskan sekolah harus terbebas dari kekerasan dan perundungan, agar proses belajar dan mengajar dapat dilakukan oleh pendidik dan peserta didik dengan baik dalam mempersiapkan generasi emas bangsa. 

Wakil Wali Kota Depok Chandra Rahmansyah, melalui Diskominfo Kota Depok, Jumat, mengapresiasi penyelenggaraan edukasi hak asasi manusia (HAM) yang mendorong terciptanya lingkungan sekolah yang aman dan bebas dari perundungan di kalangan pelajar atau peserta didik.

"Sekolah harus menjadi tempat yang nyaman dan aman demi tumbuh kembang generasi penerus bangsa," kata Wakil Wali Kota Depok pada acara Sosialisasi HAM bertajuk Anti-Kekerasan dan Perundungan pada Pelajar Kota Depok. 

Sosialisasi diselenggarakan oleh Kementerian Hukum dan HAM, Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kota Depok bersama Gabungan Organisasi Wanita (GOW), dan Business and Professional Women (BPW) Indonesia, pada Kamis (20/11) dan diikuti sekitar 700 pelajar SMP dan SMA di Kota Depok.  

Chandra menyampaikan pelajar Kota Depok merupakan generasi muda dengan karakter kuat, tidak hanya unggul secara akademik.

"Pelajar Depok harus cerdas secara akademik sekaligus memiliki kepekaan sosial, kesadaran HAM, dan moral," katanya.

Dia berharap sosialisasi tersebut dapat menjadi tolok ukur dalam mewujudkan lingkungan sekolah yang benar-benar bebas dari kekerasan dan perundungan.

Ketua GOW Kota Depok Asri Mulyanita dalam sosialisasi tersebut para peserta mendapatkan pemahaman mengenai dampak serta upaya pencegahan perundungan di lingkungan sekolah.

"Sebagai pelajar harus lebih peka terhadap lingkungan sekitar, saling menghargai sesama, berakhlak dan berperikemanusiaan, serta tetap semangat belajar," katanya.

Presiden BPW Indonesia Giwo Rubianto Wijoyo menegaskan nilai-nilai HAM sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Ia mencontohkan sikap dan perilaku menghormati guru, tidak melakukan perundungan, membantu teman yang menghadapi kesulitan, serta menolak ketidakadilan merupakan wujud nyata sikap menjunjung tinggi HAM.

"Melalui kegiatan ini, saya berharap pelajar bisa menjadi agen perubahan di sekolah dan lingkungan tempat tinggal." 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar

Kebakaran Meluas, Wisata Gunung Bromo Ditutup Total

2 jam lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Kebakaran Meluas, Wisata Gu...
Nasional
MTQ Nasional XXXI Dibuka, M...
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.