Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PIHPS: Harga Cabai Rawit Rp61.750/Kg, Telur Ayam Rp32.050/Kg

📅 Kamis, 13 Nov 2025, 11:22 WIB | Oleh: Tim Penulis
PIHPS: Harga Cabai Rawit Rp61.750/Kg, Telur Ayam Rp32.050/Kg Doc: ANTARA 
Ket. Ilustrasi - Penjual menyortir cabai rawit merah di Pasar Agung, Depok, Jawa Barat.

JAKARTA – Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia mencatat harga sejumlah komoditas pangan secara umum menunjukkan harga cabai rawit merah mencapai Rp61.750 per kilogram (kg), sedangkan telur ayam ras Rp32.050 per kg.

Berdasarkan data dari PIHPS yang dilansir di Jakarta, Kamis (13/11) pukul 09.00 WIB, selain cabai rawit merah dan telur ayam ras, tercatat harga pangan di tingkat pedagang eceran secara nasional lainnya, yakni bawang merah di harga Rp48.400 per kg, bawang putih di harga Rp43.750 per kg.

Selain itu beras kualitas bawah I di harga Rp15.650 per kg, begitu pun beras kualitas bawah II Rp14.900 per kg. Sedangkan beras kualitas medium I Rp16.800 per kg, dan beras kualitas medium II di harga yang sama yakni Rp16.650 per kg.

Lalu, beras kualitas super I di harga Rp17.550 per kg, dan beras kualitas super II Rp17.450 per kg.

Selanjutnya, PIHPS mencatat harga cabai merah besar mencapai Rp68.900 per kg, cabai merah keriting Rp66.200 per kg, dan cabai rawit hijau Rp40.350 per kg.

Kemudian, daging ayam ras di harga Rp37.650 per kg, daging sapi kualitas I Rp143.000 per kg, daging sapi kualitas II di harga Rp137.150 per kg.

Harga komoditas berikutnya yakni gula pasir kualitas premium tercatat Rp21.500 per kg, gula pasir lokal Rp18.750 per kg.

Sementara itu, minyak goreng curah di harga Rp19.500 per liter, minyak goreng kemasan bermerek I di harga Rp24.400 per liter, serta minyak goreng kemasan bermerek II di harga Rp21.450 per liter.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Nilam Butuh Terobosan, ARC USK Dorong SRG Jadi Solusi Tata Niaga
    Penerapan SRG nilam sangat krusial bagi sektor manufaktur ...
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Advertisement
Menunggu Giant Sea Wall untuk Tawarkan Air Laut

Menunggu Giant Sea Wall untuk Tawarkan Air Laut

18 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.