Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Russia Larang Senjata Nuklir, Dunia Terkejut

📅 Senin, 10 Nov 2025, 16:26 WIB | Oleh:
Russia Larang Senjata Nuklir, Dunia Terkejut Doc: AFP/Sputnik

ISTANBUL - Russia menyatakan tetap berkomitmen pada kewajiban untuk melarang uji coba senjata nuklir, tetapi memperingatkan bahwa mereka akan melakukan hal yang sama jika negara lain melakukannya.

Menurut laporan kantor berita RIA Novosti pada Minggu (9/11), juru bicara pemerintah Dmitry Peskov mengatakan kepada jurnalis Pavel Zarubin bahwa Russia dan Tiongkok tidak melakukan uji coba senjata nuklir, dan Russia tetap mematuhi larangan tersebut.

"Namun, jika negara lain melakukannya, maka kami akan terpaksa melakukan hal yang sama demi kesetaraan," kata Peskov, seraya menyebut kesetaraan nuklir "kemungkinan menjadi komponen paling penting dari arsitektur keamanan global saat ini."

Pernyataan Peskov itu muncul setelah Presiden AS Donald Trump pada 31 Oktober mengumumkan bahwa ia telah memerintahkan Departemen Pertahanan untuk "segera" memulai kembali uji coba senjata nuklir "dengan dasar yang setara," mengingat "program uji coba negara lain."

Amerika Serikat terakhir kali melakukan uji coba nuklir pada 1992.

Tiga hari kemudian, Trump mengatakan dalam wawancara dengan program 60 Minutes di CBS News bahwa Korea Utara bukan satu-satunya negara yang melakukan uji coba nuklir karena Russia dan Tiongkok juga melakukannya.

Menanggapi pernyataan itu, Presiden Rusia Vladimir Putin awal pekan ini memerintahkan pejabat keamanan untuk mengumpulkan informasi dan menyusun usulan mengenai kemungkinan pelaksanaan uji coba oleh Russia.

Russia terakhir kali melakukan uji coba nuklir pada 1990 ketika masih menjadi bagian dari Uni Soviet.

Tiongkok juga menanggapi pernyataan Trump. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Mao Ning mengatakan kepada wartawan bahwa pihaknya berharap AS tetap mematuhi moratorium uji coba nuklir.

Dalam wawancara dengan Zarubin, Peskov membantah Putin telah memerintahkan dimulainya persiapan uji coba nuklir dengan menegaskan bahwa hal itu harus dipertimbangkan terlebih dahulu secara matang dan seksama.

Peskov menambahkan, Russia memerlukan klarifikasi dari AS soal pernyataan tersebut, yang dinilai "terlalu serius untuk dibiarkan tanpa kejelasan."

Dia juga memperingatkan bahwa menganggap uji coba Russia terhadap rudal bertenaga nuklir Burevestnik dan kendaraan bawah air nirawak Poseidon sebagai uji coba nuklir akan menjadi "penilaian yang sangat dangkal dan keliru" dari sudut pandang teknis.

"Pertama, yang dibicarakan adalah sistem peluncuran, bukan ledakan nuklir. Ini adalah sistem penggerak atau mesin bertenaga nuklir, jadi topiknya sangat berbeda," ujarnya. Ant/Anadolu

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

21 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

26 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.