Trump: Pejabat Pemerintah AS Tidak akan Hadiri KTT G20 di Afrika Selatan
📅 Minggu, 09 Nov 2025, 17:58 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Doc: NHK
WASHINGTON DC - Presiden AS, Donald Trump, mengatakan negaranya akan memboikot KTT G20 di Afrika Selatan, dengan klaim bahwa orang kulit putih di negara itu sedang dipersekusi.
Trump menulis dalam sebuah unggahan di media sosial pada Jumat (7/11), "Sungguh memalukan bahwa G20 akan diadakan di Afrika Selatan."
Tulisannya mengatakan bahwa kaum minoritas Afrikaner di Afrika Selatan yaitu keturunan pemukim Belanda,dan juga imigran Prancis serta Jerman, sedang "dibunuh dan dibantai".
Ia menambahkan tidak ada pejabat pemerintah AS yang akan hadir selama pelanggaran HAM tersebut terus berlanjut.
Sebelumnya, Trump mengatakan akan mengirim Wakil Presiden JD Vance ke KTT G20 yang akan diadakan di Johannesburg bulan ini.
Sebaiknya Anda baca juga:
Trump melontarkan klaim serupa ketika ia menjamu Presiden Afrika Selatan, Cyril Ramaphosa, di Gedung Putih pada bulan Mei lalu. Pemerintah Afrika Selatan membantah tuduhan tersebut.
Organisasi pemeriksa fakta AS PolitiFact juga menggambarkan klaim Trump itu tidak berdasar.
AS akan memimpin KTT G20 tahun depan. Trump sebelumnya mengatakan bahwa negaranya akan menjadi tuan rumah KTT G20 di resor miliknya di Florida, negara bagian di wilayah selatan. Dalam unggahan di media sosialnya, ia menulis, "Saya menantikan menjadi tuan rumah G20 2026 di Miami, Florida!"
Sebaiknya Anda baca juga:
Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi, berencana menghadiri KTT tahun ini di Johannesburg. NHK/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!