Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Berani Profesional! Adipati Dolken Ungkap Batasan Akting Mesra dengan Mawar De Jongh

📅 Jumat, 07 Nov 2025, 02:25 WIB | Oleh:
Berani Profesional! Adipati Dolken Ungkap Batasan Akting Mesra dengan Mawar De Jongh Doc: ANTARA/Abdu Faisal
Ket. Aktor Adipati Dolken dan aktris Mawar De Jongh saat gala perdana film What's Up with Secretary Kim? di Jakarta, Kamis (6/11).

JAKARTA - ​Aktor Adipati Dolken menegaskan profesionalisme sebagai batas utama saat menjalani adegan mesra dengan Mawar De Jongh dalam film What's Up with Secretary Kim?. Ia memastikan seluruh proses itu telah dikomunikasikan dengan sang istri, Canti Tachril, sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman di balik layar.

​"Itu sudah tanggung jawab saya sebagai aktor. Istri saya sudah mengerti betul itu adalah pekerjaan, jadi ya tidak ada masalah," ujar Adipati saat ditemui di acara gala perdana film "What's Up with Secretary Kim?" di Jakarta, Kamis.

Adipati menambahkan, "Apa yang harus kami lakukan, kami sudah saling mengerti. Itu harus profesional."

Dalam film terbarunya itu, Adipati berperan sebagai Rendra Prakasa, seorang pejabat eksekutif perusahaan yang karismatik, dan Mawar De Jongh sebagai Kimberly Laksono, sekretaris kompeten dan sangat disiplin.

Perkembangan hubungan mereka, dari profesional menjadi pribadi, menuntut adanya adegan ciuman.

Adipati memastikan komunikasi mengenai tuntutan peran itu selalu terbuka dengan istrinya Canti Tachril, yang dinikahinya pada Desember 2020.

Batasan akting dan kehidupan nyata juga dijaga ketat agar tidak menimbulkan salah paham.

Kolaborasi di film "What's Up with Secretary Kim?" bukan pertemuan pertama Adipati dan Mawar di satu layar.

Kerja sama pertama mereka adalah sebagai pasangan suami istri di film "Teman Tapi Menikah 2" (2020). Kemampuan mereka membawakan peran rumah tangga membuat duo ini kembali dipertemukan dalam proyek-proyek berikutnya.

Proyek kedua mereka mengambil genre yang ekstrem berbeda, yaitu film horor "Para Betina Pengikut Iblis" (2023).

Walaupun peran mereka tidak melibatkan hubungan romantis, keberhasilan mereka berpindah genre dari komedi drama ke horor menegaskan fleksibilitas akting keduanya.

Kini, melalui "What's Up with Secretary Kim?", mereka kembali ke genre komedi romantis di bawah arahan sutradara yang sama.

Pengalaman kerja yang berulang ini dipermudah oleh chemistry mereka yang sudah terbangun sebelumnya. Film itu juga diproduksi oleh Falcon Pictures.

Selain konteks peran, Adipati juga menyampaikan pesan utama dari film tersebut kepada penonton, yaitu tentang keberanian mengungkapkan perasaan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Korupsi di Pelayanan Publik...

OJK dan Pimpinan DPR Bahas Penguatan Pasar Modal

35 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
OJK dan Pimpinan DPR Bahas ...

Proses Pengosongan Kawasan Eks Hotel Sultan

35 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Proses Pengosongan Kawasan ...

LPS Jalin Kerjasama Dengan Kerjaksaan Agung

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
LPS Jalin Kerjasama Dengan ...
  • Modus Canggih di Jepang: Eks Insinyur Racik Program Sendiri Demi Gasak Jutaan Yen
    Preview komentar:
    Hubungi nomor 082178509155 Atau 1500001 (layanan khusus untuk ...
    Anda dapat menghubungi layanan support (Tokocrypto) melalui nomor ...
  • Instruksi Prabowo Dijalankan! PKP Siapkan Rusun Subsidi di Kota-Kota Jatim
    Preview komentar:
    Berikut Nomor Whatsapp Resmi Tokocrypto adalah +62 818-898-300, ...
    Perlu di ingat, Saluran resmi Tokocrypto, hanya di ...
  • Rp2,2 Triliun Digelontorkan! Kementerian PKP Kebut Bangun Huntap Pascabencana di Sumatera
    Preview komentar:
    Sedih ya, teman-teman... Saluran resmi (Bri QLola) hanya ...
    Saluran resmi (Bri QLola) hanya bisa dihubungi di ...
Desa Go Global, Ekspor Langsung Bikin Pendapatan Naik Tajam

Desa Go Global, Ekspor Langsung Bikin Pendapatan Naik Tajam

18 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.