Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ritual Bakera: Mandi Uap Rempah Khas Malut yang Bermanfaat untuk Kesehatan

📅 Minggu, 02 Nov 2025, 20:13 WIB | Oleh:
Ritual Bakera: Mandi Uap Rempah Khas Malut yang Bermanfaat untuk Kesehatan Doc: ANTARA/Abdul Fatah
Ket. Ritual sauna rempah bakera asal Malut jadi pengetahuan tradisional, Minggu (2/11).

TERNATE - Bakera, ritual sauna tradisional Maluku Utara yang menggunakan rebusan rempah untuk kesehatan, kini tercatat sebagai kekayaan intelektual komunal dan dilindungi negara.

Bakera merupakan ritual sauna tradisional dari Maluku Utara (Malut) yang digunakan masyarakat untuk terapi kesehatan. Biasanya, ritual bakera menjadi tradisi mandi uap bagi seorang perempuan yang baru saja selesai melahirkan.

"Ritual bakera menggunakan rebusan air dan rempah-rempah seperti daun cengkeh, pala, daun pepaya, kayu manis, sereh, sirih, dan lainnya untuk diuapkan ke tubuh," kata Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum (Kemenkum) Malut, Budi Argap Situngkir di Ternate, Minggu.

Dia menyampaikan bahwa berdasarkan informasi dari pangkalan data Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kemenkum, bakera telah tercatat sebagai kekayaan intelektual komunal (KIK) kategori pengetahuan tradisional masyarakat Malut yang telah dilindungi negara.

"Bakera termasuk kekayaan intelektual komunal kategori pengetahuan tradisional yang telah terlindungi. Tujuannya untuk mencegah eksploitasi oleh pihak luar, menjaga identitas budaya, dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sebagai pemiliknya," ucap Argap dalam keterangannya, Sabtu (1/11).

Argap mengatakan, pengetahuan tradisional adalah karya intelektual di bidang pengetahuan dan teknologi yang mengandung unsur karakteristik warisan tradisional yang dihasilkan, dikembangkan, dan dipelihara oleh komunitas atau masyarakat tertentu.

"Sinergi pemerintah daerah, komunitas masyarakat, kampus, dan seluruh pihak untuk bersama-sama mencatatkan potensi kekayaan intelektual komunal seperti pengetahuan tradisional, ekspresi budaya, potensi indikasi geografis, indikasi asal, dan lainnya," ajak Argap.

Bakera dikenal luas masyarakat Malut, dan manfaatnya bagi kesehatan terbukti ampuh dan bertahan sejak lama sebagai warisan para leluhur.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Pesawat Terjun Payung Jatuh...
Olahraga
Folarin Balogun
Megapolitan
Parade Mobil Hias Bunga War...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Gunung Lawu Mulai Didatangi Ratusan Pendaki untuk Berziarah dan Sambut Malam 1 Suro

Gunung Lawu Mulai Didatangi Ratusan Pendaki untuk Berziarah dan Sambut Malam 1 Suro

15 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
# 7
Pemerintah Diminta Mitigasi Dampak BBM
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.