Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Kabupaten Manokwari Pastikan Mutu Beras Bantuan Pangan Layak Salur  

📅 Jumat, 14 Agu 2026, 19:59 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemerintah Kabupaten Manokwari Pastikan Mutu Beras Bantuan Pangan Layak Salur   Doc: ANTARA
Ket. Bupati Manokwari Hermus Indou (baju putih) bersama Wakil Bupati Mugiyono (batik merah) melakukan pengecekan mutu dan kualitas beras bantuan pangan di gudang Perum Bulog Cabang Manokwari, Papua Barat, Jumat (14/8/2026).

MANOKWARI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manokwari, Papua Barat, memastikan beras bantuan pangan sebanyak 674.400 kilogram untuk alokasi Juli, Agustus, dan September 2026 layak disalurkan kepada 22.480 keluarga penerima manfaat. 

Hal itu dikatakan Wakil Bupati Manokwari, Mugiyono, usai melakukan pengecekan mutu dan kualitas beras bantuan pangan bersama Bupati Manokwari Hermus Indou di Gudang Perum Bulog Cabang Manokwari, Jumat (14/8). 

Mugiyono mengatakan bahwa kualitas pangan menjadi salah satu aspek yang harus diperhatikan dalam melaksanakan program bantuan kepada masyarakat, selain ketepatan sasaran, dan kelancaran distribusi. 

Pemerintah daerah bersama Perum Bulog Manokwari nantinya akan mengawal proses distribusi hingga ke tangan penerima guna memastikan kualitas maupun kuantitas beras bantuan pangan tidak mengalami perubahan, lanjutnya.  

“Dinas Ketahanan Pangan Manokwari dan Bulog akan mengawasi distribusi yang dilakukan oleh pihak transporter,” ujar Mugiyono. 

Kepala Perum Bulog Cabang Manokwari Sheika Irawaty menjelaskan, program bantuan pangan tahap II dengan alokasi tiga bulan akan disalurkan sekaligus, sehingga setiap penerima bantuan pangan memperoleh 30 kilogram beras. 

Jumlah penerima tersebar di Distrik Aimasi 1.245 penerima (37.350 kilogram beras), Manokwari Barat 9.825 penerima (294.750 kilogram), Manokwari Selatan 2.425 penerima (72.450 kilogram), dan Manokwari Timur 1.742 penerima (52.260 kilogram). 

Kemudian, Manokwari Utara 417 penerima (12.510 kilogram), Masni 1.069 penerima (32.070 kilogram), Masni Utara 619 penerima (18.570 kilogram), Mokwam 477 penerima (14.310 kilogram), dan Moruj Mega 291 penerima (8.730 kilogram). 

Selanjutnya, Prafi 652 penerima (19.560 kilogram), Sidey 1.029 penerima (30.870 kilogram), Tanah Rubuh 863 penerima (25.890 kilogram), Warmare 1.368 penerima (41.040 kilogram), dan Wasirawi 468 penerima (14.040 kilogram). 

“Kamis minggu depan kami rapat dengan semua distrik, setelah itu baru dilakukan penyaluran. Targetnya 30 September 2026 sudah tuntas semua penyaluran,” ujar Sheika.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.