Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Laporan: Serangan AS ke Venezuela Segera Terjadi

📅 Sabtu, 01 Nov 2025, 11:52 WIB | Oleh:

Komando Selatan AS pada hari Jumat mengumumkan bahwa Satuan Tugas Gabungan-Bravo dikerahkan ke Kingston, Jamaika, "dalam misi untuk memberikan bantuan kemanusiaan dan bencana pasca Badai Melissa," kata komando tersebut dalam sebuah pernyataan.

 "Tiga helikopter Chinook CH-47 dari Batalyon 1, Resimen Penerbangan 228, membawa 40 personel dan perbekalan sebagai bagian dari upaya awal untuk memberikan dukungan kemanusiaan yang segera dan menyelamatkan jiwa," lanjut pernyataan tersebut. "Tim pendahulu akan menyiapkan operasi di Kingston untuk mempersiapkan kedatangan personel dan peralatan tambahan melalui tiga helikopter UH-60 dan dua helikopter HH-60 Blackhawk. Setelah tiba, mereka akan melanjutkan misi bantuan bencana AS yang diminta oleh pemerintah Jamaika."

"Secara historis, kapabilitas militer AS paling dibutuhkan pada tahap awal operasi bantuan bencana yang kritis, ketika sumber daya, kapabilitas, dan pakar tanggap bencana yang tersedia untuk membantu para korban dan masyarakat terdampak lebih sedikit," tambah SOUTHCOM.

Kapal dan pasukan dari Grup Kesiapan Amfibi (ARG) Iwo Jima/Unit Ekspedisi Marinir (MEU) ke-22, yang sudah berada di wilayah tersebut sebagai bagian dari misi antinarkotika, juga berpotensi dikerahkan untuk upaya bantuan.  Selain lebih dari 4.000 Marinir dan pelaut, kapal-kapal di ARG/MEU memiliki hovercraft Landing Craft Air Cushion (LCAC), helikopter CH-53, UH-1, dan MH-60, pesawat rotor miring MV-22 Osprey, dan jet serang AV-8B Harrier II yang dapat bermanfaat dalam respons krisis apa pun.

Meskipun unit-unit ini telah merespons upaya bantuan pascabadai di wilayah tersebut sebelumnya, belum ada penugasan yang diberikan untuk Melissa, kata pejabat tersebut kepada kami.

“Masih terlalu dini untuk mengatakan apakah Unit Kapal Serbu ke-22 akan dikerahkan untuk upaya bantuan kemanusiaan apa pun,” tegas pejabat tersebut.

Bagaimanapun, penugasan aset untuk upaya bantuan tidak akan memengaruhi operasi antinarkoba, kata SOUTHCOM.

“SOUTHCOM siap untuk mendukung kedua misi tersebut sesuai kebutuhan,” kata Kolonel Angkatan Darat Emanuel Ortiz, juru bicara SOUTHCOM, kepada kami.

Meskipun rencana Trump terkait Venezuela atau Maduro belum diketahui publik, penambahan Gettysburg merupakan satu aset lagi yang dapat dimanfaatkan presiden jika ia memutuskan untuk menyerang.

Sebagai kapal penjelajah kelas Ticonderoga, USS Gettysburg (CG 70) menghadirkan serangkaian kemampuan serbaguna untuk mendukung operasi angkatan laut. Kapal penjelajah ini dirancang sebagai kapal tempur permukaan multi-misi, yang mampu berkontribusi secara signifikan terhadap upaya Perang Udara (AW), Perang Bawah Laut (USW), Dukungan Tembakan Permukaan Angkatan Laut (NSFS), dan Perang Permukaan (SUW).

USS Gettysburg dapat secara efektif mendukung kelompok penyerang kapal induk, pasukan amfibi, atau beroperasi secara independen sebagai kapal bendera kelompok aksi permukaan. Dilengkapi dengan rudal jelajah Tomahawk, kapal ini menyediakan opsi peperangan serang jarak jauh. 

Selain itu, beberapa kapal penjelajah Aegis, termasuk Gettysburg, telah ditingkatkan dengan kemampuan Pertahanan Rudal Balistik (BMD). Kemajuan dalam teknologi Rudal Standar, yang dipadukan dengan sistem tempur Aegis, meningkatkan kemampuan peperangan anti-udara kapal penjelajah kelas Ticonderoga, memberikan akurasi presisi di berbagai ketinggian. Selama penempatannya di Karibia, USS Gettysburg dapat memanfaatkan kemampuan ini untuk mendukung misi Komando Selatan AS, Departemen  Operasi yang diarahkan untuk perang, dan prioritas presiden untuk menghentikan perdagangan narkoba ilegal dan melindungi tanah air.”

Militer di negara kepulauan Trinidad dan Tobago, yang terletak kurang dari 16 kilometer dari pantai Venezuela, telah meningkatkan status kesiagaannya, lapor sebuah surat kabar lokal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Hendak Terbang, Warga AS Di...
Luar Negeri
Pilpres Kolombia Diinterven...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.