Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Setelah Jet Tempur, Kemhan Bidik Helikopter AW149 Buatan Italia untuk Perkuat TNI AL

📅 Jumat, 24 Jul 2026, 11:42 WIB | Oleh: Tim Penulis
Setelah Jet Tempur, Kemhan Bidik Helikopter AW149 Buatan Italia untuk Perkuat TNI AL Doc: ANTARA/Leonardo
Ket. Helikopter AW149 buatan perusahaan asal Italia, Leonardo.

JAKARTA - Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI tengah membidik alat utama sistem senjata (alutsista) baru untuk memperkuat pertahanan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) dengan mendatangkan helikopter AW149.

Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kemhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (23/7), membenarkan adanya kabar tersebut.

Rico menjelaskan saat ini proses kerja sama yang terjadi antara Kemhan dan perusahaan penerbangan asal Italia, Leonardo, terkait pengadaan helikopter AW149 masih dalam tahapan penandatanganan Letter of Intent (LoI).

"Saat ini yang telah ditandatangani adalah Letter of Intent sebagai bagian dari tahapan penjajakan kerja sama," kata Rico.

Rico mengatakan poin dalam LoI itu bukan tidak hanya soal pengadaan saja, melainkan termasuk pengembangan dukungan teknis, pemeliharaan, pelatihan serta peningkatan kemampuan industri pertahanan dalam negeri.

Kendati demikian, Rico belum bisa menjelaskan secara rinci kapan proses pembelian helikopter itu akan berlangsung.

Dia juga belum bisa menjelaskan berapa jumlah helikopter yang akan dibeli. Saat ditanya apakah helikopter tersebut dibeli untuk ditempatkan di dek kapal induk Giuseppe Garibaldi milik Indonesia, dia juga tidak menjawab hal itu.

"Pada prinsipnya, setiap pengadaan alutsista dilaksanakan dengan mempertimbangkan kesesuaian terhadap kebutuhan operasional TNI, keunggulan teknologi, dukungan logistik dan pemeliharaan sepanjang siklus hidup alutsista serta peluang pengembangan kapasitas sumber daya manusia dan industri pertahanan nasional," ucap dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...

Harga Cabai Rawit Rp104.850/Kg, Telur Ayam Rp30.100/Kg

50 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp104.850...
Advertisement
Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

24 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.