Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG: Aktivitas Monsun Australia Picu Gelombang Setinggi 6 Meter di Perairan Selatan Bali

📅 Selasa, 04 Agu 2026, 13:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
BMKG: Aktivitas Monsun Australia Picu Gelombang Setinggi 6 Meter di Perairan Selatan Bali Doc: ANTARA
Ket. Ilustrasi: Ombak tinggi di kawasan Jimbaran, Kabupaten Badung, Bali, Selasa (4/8/2026)

DENPASAR – Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar memprakirakan ketinggian gelombang laut hingga enam meter di perairan selatan Bali pada 5-8 Agustus 2026.

“Gelombang laut tinggi di perairan selatan Bali saat ini terjadi akibat aktifnya monsun Australia,” kata Prakirawan BBMKG Wilayah III Denpasar Luh Nyoman Didik Tri Utami di Denpasar, Selasa (04/8).

Ia menjelaskan aktivitas itu memicu pergerakan angin kencang secara konsisten dari arah timur hingga selatan dengan kecepatan diprakirakan mencapai 25 knot atau sekitar 46 kilometer per jam.

Gesekan angin bertiup kuat di atas lautan terbuka di Samudera Hindia, kata dia, tanpa adanya hambatan itu memindahkan energi secara intensif ke permukaan air.

Akibatnya, lanjut dia, mendorong permukaan laut menjadi gelombang yang lebih tinggi ketika mendekati perairan yang lebih dangkal.

Selain di perairan selatan Bali yang diprakirakan ketinggian gelombang laut 4-6 meter, kata Didik, pada periode yang sama juga diprakirakan terjadi di Selat Lombok bagian selatan.

Sedangkan wilayah perairan lainnya yaitu di Selat Badung dan Selat Bali bagian selatan diprakirakan tinggi gelombang lautnya mencapai 2-4 meter. Di Selat Lombok bagian utara diprakirakan ketinggian gelombang lautnya mencapai 1,25-2,5 meter.

BBMKG Denpasar menjelaskan kondisi angin dan gelombang laut berisiko terhadap keselamatan pelayaran. Karena itu operator kapal feri diminta mewaspadai kecepatan angin mencapai 21 knot dan tinggi gelombang mencapai 2,5 meter.

Selanjutnya, operator kapal tongkang dianjurkan waspada saat angin berkecepatan 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,5 meter.

Sedangkan pengguna perahu nelayan diminta mewaspadai kecepatan angin lebih dari 15 knot atau sekitar 27 kilometer per jam dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter.

Pihaknya mengimbau masyarakat dapat memantau informasi cuaca terkini dari BMKG, baik melalui media sosial @infobmkg, @bmkgbali, dan aplikasi Info BMKG.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Megapolitan
Gampang SSK Harus Dirasakan...
Olahraga
Menghitung Peluang Janice J...
Nasional
Keadilan bagi Korban HAM Ma...
Advertisement
Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.