Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kopdes Merah Putih Metuk di Jateng Buka Klinik Fisioterapi dan Gigi

📅 Selasa, 28 Okt 2025, 06:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kopdes Merah Putih Metuk di Jateng Buka Klinik Fisioterapi dan Gigi Doc: ANTARA
Ket. Menkop RI Ferry Juliantono meninjau apotek desa di Kopdes Merah Putih Metuk Boyolali, Jawa Tengah, Minggu (26/10/2025). 

JAKARTA – Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih Metuk Boyolali, Jawa Tengah (Jateng), membuka lini bisnis klinik fisioterapi dan gigi sebagai bagian dari inovasi untuk menyejahterakan dan memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar.

Manajer Operasional Kopdes Merah Putih, Metuk Sumono, dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Selasa (28/10), mengatakan pembentukan lini bisnis tersebut terinspirasi setelah berkali-kali mengikuti rapat rukun tetangga (RT) untuk mengetahui apa yang dibutuhkan warga.

Menurut dia, paling tidak ada 26 pertemuan RT didatangi para pengurus kopdes, dan pembentukan klinik tercetus pada pertemuan kesembilan.

"Banyak yang mengeluhkan sakit pinggang dan sakit gigi. Dari sini kita terinspirasi untuk membuka klinik fisioterapi dan klinik gigi," katanya.

Ia mengatakan pembentukan klinik fisioterapi tersebut  memiliki tantangan berupa mendatangkan ahli fisioterapi. Dirinya meminta langganan ahli fisioterapi yang dikenalnya ketika bekerja di Solo untuk memberikan pelatihan kepada pemuda di Desa Metuk.

Menurut dia, pemuda yang direkrut merupakan lulusan dari perguruan tinggi yang relevan.

"Saat kami bekerja di Kota Solo, di samping kantor ada terapi betis. Kami hubungi dan ternyata beliau masih bisa. Kita manggil dia untuk mengajari. Alatnya disediakan," kata Sumono yang akrab disapa Mono itu.

Klinik juga merekrut warga setempat yang berprofesi sebagai perawat. "Daripada harus bekerja jauh, perawat tersebut akhirnya bersedia bekerja di klinik," ujar dia.

Mono mengatakan banyak warga lanjut usia yang datang ke klinik fisioterapi rata-rata mengeluhkan sakit pinggang.

Menurut dia, pula warga Desa Metuk cukup jauh untuk mengakses puskesmas. Puskesmas paling dekat ada di pusat kecamatan yang jaraknya 5 kilometer.

Selain klinik fisioterapi, mereka juga mendirikan klinik gigi. Klinik tersebut dilengkapi dengan peralatan lengkap, serta sedang mengurus agar klinik ini bisa menerima peserta BPJS Kesehatan.

Pada saat berkunjung ke Kopdes Merah Putih Metuk, Menteri Koperasi Ferry Juliantono mencoba fasilitas di klinik gigi tersebut.

“Koperasi ini bahkan telah melampaui standar. Ada tempat parkir untuk kendaraan dan kegiatan yang sesuai potensi dan kebutuhan masyarakat desa," kata Ferry.

Kopdes Metuk memiliki bangunan fisik yang kokoh dan berdiri di lahan yang memadai. Terdiri atas gerai sembako, klinik umum, klinik gigi, apotek desa, gudang, kantor, ruang fisioterapi, ruang konseling, ruang transit, hingga gudang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Megapolitan
Terdampak Kekeringan, Pemka...
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.