Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sebulan Terakhir, Jembatan Mahakam Ulu Kaltim Ditabrak Tongkang Batubara 2 Kali

📅 Minggu, 04 Jan 2026, 15:58 WIB | Oleh:
Sebulan Terakhir, Jembatan Mahakam Ulu Kaltim Ditabrak Tongkang Batubara 2 Kali Doc: ANTARA/HO-Pelindo Jasa Maritim.
Ket. Jembatan Mahakam Ulu di Sungai Mahakam, Samarinda, Kalimantan Timur.

Insiden pelayaran yang melibatkan tongkang bermuatan batu bara menabrak pilar Jembatan Mahakam Ulu (Mahulu) di Samarinda, Kalimantan Timur, tercatat dua kali dalam kurun waktu satu bulan terakhir.

“Kami menerima laporan adanya dua tongkang yang menyenggol kaki Jembatan Mahakam Ulu dan langsung merespons menuju lokasi untuk pengamanan,” kata Patroli Pengamanan dan pelayanan Masyarakat Terpadu (Pamapta) I Polresta Samarinda Ipda Rifqhi Sactio di Samarinda, Minggu.

SAMARINDA -- Peristiwa terbaru yang terjadi pada Minggu sekitar pukul 01.17 Wita ini melibatkan dua unit tongkang yang tidak hanya menghantam infrastruktur jembatan tetapi juga berdampak langsung pada permukiman warga.

Benturan keras dari kapal pengangkut batu bara tersebut menghantam rumah warga di bantaran sungai, tepatnya bangunan di Jalan Cipto Mangunkusumo, Kelurahan Sengkotek, Kecamatan Loa Janan Ilir.

Ketua RT 17 Jalan Cipto Mangunkusumo Samarinda, Setia Budi mengungkapkan bahwa sebelum tabrakan terjadi, warga sempat mendengar suara mesin kapal yang tidak normal disertai teriakan kepanikan awak kapal dari arah sungai.

Tongkang tersebut terlihat berputar-putar tanpa kendali seolah mencari tempat bertambat hingga akhirnya bagian buritannya menghantam bagian belakang rumah milik Ribut Waluyo.

Aparat gabungan dari Polresta Samarinda dan Polairud segera mengamankan lokasi kejadian serta menahan seluruh anak buah kapal (ABK) dari Tugboat Bloro 7 dan Tugboat Raja Laksana 166 untuk pemeriksaan intensif.

Insiden pada awal tahun 2026 ini menambah daftar kecelakaan air di kawasan tersebut, mengingat peristiwa serupa baru saja terjadi pada Selasa (23/12/2025).

Menanggapi rentetan kejadian ini, berbagai upaya mitigasi dan penanganan cepat terus dilakukan oleh pihak berwenang maupun operator pelabuhan untuk meminimalkan risiko kerusakan yang lebih luas.

Pada insiden sebelumnya di bulan Desember, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 Samarinda bersama Subholding Pelindo Jasa Maritim (SPJM) telah menunjukkan respons dalam proses evakuasi tongkang yang menabrak pilar jembatan.

General Manager Pelindo Regional 4 Samarinda Captain Suparman saat kejadian sebelumnya menegaskan untuk langsung berkoordinasi dengan pemangku kepentingan guna memastikan keamanan struktur jembatan dan alur pelayaran pascakejadian.

Sekretaris Perusahaan SPJM, Tubagus Patrick, menjelaskan bahwa kesiapsiagaan armada tunda merupakan prosedur standar perusahaan dalam menghadapi kondisi darurat di perairan yang padat aktivitas.

Pada kejadian hari ini, tim fokus melakukan evakuasi terlebih dahulu dan selesai dievakuasi sekitar jam 3.50 Wita.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Tangerang Bergetar Dengar K...
Nasional
Kemenperin Dorong Gen Z Kem...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.