Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pejabat Tiongkok dan AS Sepakati Kerangka Kerja Perjanjian Perdagangan

📅 Senin, 27 Okt 2025, 19:00 WIB | Oleh:

Referensi Li mengenai prosedur persetujuan internal menggunakan istilah Tiongkok yang dapat ditafsirkan sebagai sinyal bahwa langkah-langkah administratif mungkin direncanakan. Kementerian Perdagangan Tiongkok mengeluarkan peraturan ekspor yang ekstensif pada 9 Oktober yang segera menghentikan transfer teknologi lebih lanjut yang dibutuhkan untuk memproses logam tanah jarang dari Tiongkok.

Logam tanah jarang sangat penting untuk berbagai macam manufaktur canggih, termasuk produksi mobil, semikonduktor, drone, robot pabrik, dan turbin angin lepas pantai, serta rudal, jet tempur, tank, dan peralatan militer lainnya. Tiongkok memproduksi 90 persen logam tanah jarang olahan dan magnet tanah jarang dunia, dan hingga 100 persen beberapa jenis logam tanah jarang yang khususnya dibutuhkan untuk teknologi dan aplikasi militer termutakhir.

Kementerian Perdagangan telah membatasi ekspor tanah jarang dan magnet tanah jarang ke berbagai negara di seluruh dunia sejak 4 April. Kementerian tersebut memerintahkan pengendalian ekspor lebih lanjut pada 9 Oktober yang dijadwalkan berlaku mulai 8 November dan 1 Desember.

Aturan-aturan tersebut akan membatasi pengiriman produk yang mengandung magnet tanah jarang Tiongkok melintasi perbatasan negara mana pun. Aturan tersebut juga akan membatasi ekspor peralatan untuk memproduksi baterai mobil listrik, sektor lain di mana Tiongkok berupaya mempertahankan kepemimpinan teknologi globalnya.

Peraturan baru ini akan membatasi ekspor peralatan penting, seperti gergaji berlian, yang dibutuhkan dalam produksi semikonduktor dan panel surya. Trump mengancam akan mengenakan tarif 100 persen pada barang-barang dari Tiongkok jika Beijing melanjutkan pembatasan ekspor.

Bessent sependapat dengan Greer dan Li dalam menggambarkan secara hati-hati kemajuan yang dicapai dalam perundingan Kuala Lumpur.

“Kami memiliki kerangka kerja yang sangat sukses untuk dibahas oleh para pemimpin,” ujarnya kepada wartawan setelah negosiasi pada 26 Oktober.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Bermula dari apk ijo asing yang masuk jadi ...
    Tolong pak presiden jgn cuma bacot MBG truss ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Rona
Deadpool dan Wolverine  Men...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Sungguh Mengenaskan Kabar Duka Ini! Hingga Sabtu Sore, 38 Orang Meninggal Dunia akibat Gempa M 7,7 di NTT

Sungguh Mengenaskan Kabar Duka Ini! Hingga Sabtu Sore, 38 Orang Meninggal Dunia akibat Gempa M 7,7 di NTT

15 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.