Danantara Percayakan Pengelolaan PSEL Bogor Raya ke Zhejiang Weiming
📅 Minggu, 15 Mar 2026, 00:55 WIB | Oleh: Tim PenulisJAKARTA – Mengelola fasilitas Waste-to-Energy (WtE) atau Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) menjadi salah satu cara inovatif untuk menangani persoalan sampah sekaligus menghasilkan energi yang bermanfaat.
Melalui teknologi ini, sampah yang sebelumnya hanya menumpuk di tempat pembuangan dapat diolah menjadi sumber listrik yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan masyarakat.
Selain membantu mengurangi volume sampah, pengelolaan fasilitas WtE juga membuka peluang untuk menciptakan sistem pengelolaan lingkungan yang lebih berkelanjutan.
Dengan pengoperasian yang baik dan dukungan teknologi yang tepat, fasilitas ini diharapkan mampu menjadi solusi jangka panjang dalam mengatasi masalah sampah sekaligus mendukung penyediaan energi alternatif.
Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) mengumumkan mitra terpilih untuk mengelola fasilitas Waste-to-Energy (WtE) atau Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Bogor Raya, Jawa Barat.
Sebaiknya Anda baca juga:
Melalui proses pemilihan mitra yang komprehensif dan diikuti oleh sejumlah perusahaan internasional berpengalaman, Danantara menetapkan Zhejiang Weiming Environment Protection Co., Ltd. sebagai mitra pengelola lokasi PSEL di Bogor Raya.
Chief Investment Officer (CIO) Danantara Pandu Sjahrir dalam keterangan resmi di Jakarta, Sabtu (15/3), mengatakan penandatanganan merupakan langkah penting selanjutnya dalam upaya untuk merealisasikan solusi pengelolaan sampah terintegrasi yang didasarkan pada tata kelola yang baik dan standar operasional tertinggi.
“Mitra yang terpilih diharapkan dapat menjaga kinerja operasional yang konsisten, memastikan kepatuhan terhadap semua peraturan yang berlaku, dan mendukung keterlibatan komunitas sekitar,” ujar Pandu.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selaras dengan Peraturan Presiden No. 109/2025, penetapan mitra pengelola untuk fasilitas Bogor Raya merupakan tonggak penting dalam program WtE (Waste-to-Energy) Danantara.
Program ini bertujuan untuk mengatasi tantangan sampah dengan memperkuat sistem pengelolaan limbah perkotaan dan mengurangi ketergantungan pada fasilitas tempat pembuangan akhir.
“Mitra pengelola diwajibkan membentuk konsorsium guna mendorong transfer teknologi dan kolaborasi yang lebih erat dengan pemerintah daerah dan perusahaan Indonesia,” ujar Pandu.
Sejalan dengan dual mandate Danantara, fasilitas Bogor Raya dikembangkan dengan keandalan operasional yang kuat, pengelolaan lingkungan yang bertanggung jawab, serta kolaborasi dan transfer teknologi dengan pemangku kepentingan lokal.
Pandu memastikan Danantara akan senantiasa memprioritaskan tata kelola yang kuat, dengan proses implementasi yang transparan dan didasarkan pada mitigasi risiko.
“Danantara berkomitmen untuk mendorong solusi pengelolaan sampah terpadu yang menciptakan nilai jangka panjang bagi lingkungan dan masyarakat di berbagai daerah,” tegas Pandu.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!