Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kredit Perbankan Diharapkan Tumbuh Dua Digit

📅 Jumat, 24 Okt 2025, 01:15 WIB | Oleh:

BI juga mencatat uang primer (M0) adjusted pada September 2025 yang tumbuh sebesar 18,6 persen (yoy), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar 7,3 persen (yoy) sehingga tercatat sebesar 2.152,4 triliun rupiah.

Pengamat ekonomi dari Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) Y. Sri Susilo menilai positif penempatan dana pemerintah itu di bank Himbara karena berpotensi mempercepat pertumbuhan kredit perbankan hingga dua digit.

Kendati demikian, efek riil dari penempatan dana tersebut baru akan terasa apabila dana likuiditas itu benar-benar disalurkan ke sektor produktif, bukan hanya berhenti di portofolio simpanan atau pembiayaan konsumtif.

“Kuncinya ada pada penyerapan di sektor riil. Likuiditas perbankan memang meningkat, tetapi kalau tidak dibarengi dengan peningkatan permintaan kredit dari dunia usaha, efek penggandanya ke ekonomi akan terbatas,” katanya.

Menurut Susilo, dorongan likuiditas dari dana pemerintah bisa menjadi katalis bagi pemulihan ekonomi, terutama jika diarahkan ke sektor-sektor padat karya seperti industri manufaktur, pertanian modern, dan UMKM yang memiliki efek berantai luas terhadap penyerapan tenaga kerja dan daya beli masyarakat.

Ia juga menilai peningkatan pertumbuhan uang beredar (M2) yang mencapai 8 persen pada September 2025 mencerminkan stabilitas sistem keuangan yang membaik. Namun, ia mengingatkan agar peningkatan likuiditas ini tetap diimbangi dengan pengawasan terhadap potensi inflasi maupun pembiayaan spekulatif.

“Momentum ini bisa menjadi langkah awal menuju pertumbuhan kredit dua digit, asalkan bank tetap disiplin menyalurkan pembiayaan ke sektor yang produktif dan pemerintah menjaga stabilitas harga. Jadi, kebijakan ini perlu kesinambungan antara sektor keuangan dan sektor riil,” pungkasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Jakarta Model Percontohan P...
Megapolitan
Pelatihan untuk Tekan Penga...
Nasional
Pengesahan UU Pengembangan ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
WHO: Makanan Tercemar Tewaskan 1,5 Juta Penduduk Setiap Tahun

WHO: Makanan Tercemar Tewaskan 1,5 Juta Penduduk Setiap Tahun

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.