Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lombok Tengah Wajibkan Pengusaha Sayur dan Buah Punya Sertifikat Halal

📅 Kamis, 23 Okt 2025, 17:14 WIB | Oleh:
Lombok Tengah Wajibkan Pengusaha Sayur dan Buah Punya Sertifikat Halal Doc: ANTARA/Akhyar Rosidi
Ket. Kegiatan sosialisasi kepada para pedagang buah dan sayur terkait kesehatan pangan di Lombok Tengah, Kamis (23/10).

LOBOK TENGAH - Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), mewajibkan para pengusaha sayur, buah, dan beras memiliki sertifikat halal untuk menjamin keamanan pangan. Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya mendukung program nasional Makan Bergizi Gratis agar masyarakat mendapat pangan yang aman dan bermutu.

"Hal ini sebagai langkah agar nantinya pengusaha sayur, buah hingga pengusaha beras memiliki sertifikat agar bisa dilakukan pengawasan untuk mengetahui bagaimana keamanan sayur dan buah yang disuguhkan terutama untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG)," kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan Lombok Tengah Lalu Ahmad Satriadi di Lombok Tengah, Kamis.

Ia mengatakan, untuk memastikan pangan yang dikonsumsi oleh masyarakat itu harus aman baik dari segi biologis, kimia maupun fisik maka penting dilakukan pengawasan termasuk di dalamnya dengan adanya sertifikasi bagi para pemasok sayur dan buah.

“Jadi sayuran maupun buah yang dikonsumsi masyarakat terutama untuk MBG ini harus aman, makanya nanti bagi pengusaha sayur dan buah termasuk beras ada sertifikasi. Kalau sudah ada sertifikat aman maka artinya sudah terjamin keamanan makanan,” katanya.

Ia mengatakan, dalam satu dapur MBG bisa melayani sampai 3.000 orang dengan karyawan bisa sampai 40 orang. Sehingga penting diberikan edukasi agar makanan yang disuguhkan bisa aman setelah diolah.

“Maka ini yang harus kita waspadai, penting diantisipasi agar barang yang di dapur MBG mengandung kimia, termasuk beras bisa melakukan usaha kalau sudah ada sertifikat tentang kualitas beras,”terangnya.

Sehingga pengusaha beras bisa melakukan pengemasan atau pelabelan beras jika ada sertifikat agar terjamin keamanan bagi masyarakat.

Karena memang kebutuhan masyarakat akan sayur, buah dan beras ini memang cukup tinggi.

"Karena MBG merupakan program prioritas presiden RI Prabowo Subianto maka berbagai hal juga harus diantisipasi. Pelatihan kita berikan agar pengusaha ini memastikan kualitas tentunya dengan memperhatikan keamanan barang yang mereka suplai," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
  • Percepatan Elektrifikasi, Presiden Umumkan Insentif Produksi 1 Juta Motor Listrik Dalam Negeri
    Preview komentar:
    Melihat keberanian pelaku usaha swasta seperti ALVA yang ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Advertisement
gaia musik festival
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Advertisement
gaia musik festival
Gempa Dahsyat M7,7 di Flores NTT Memicu Evakuasi Massal

Gempa Dahsyat M7,7 di Flores NTT Memicu Evakuasi Massal

15 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.