Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ajang UTMB Samosir Bukan Sekadar Lomba, Tapi Mesin Penggerak Wisata Baru! Sport Tourism Naik Kelas!

📅 Minggu, 19 Okt 2025, 15:37 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ajang UTMB Samosir Bukan Sekadar Lomba, Tapi Mesin Penggerak Wisata Baru! Sport Tourism Naik Kelas! Doc: ANTARA/HO/Creative Boost Communication
Ket. Ilustrasi - Para peserta Trail of The Kings 2024 Zero Edition bersiap di garis start, di Danau Toba, Sumatera Utara.

MEDAN – Sport tourism kini jadi salah satu magnet baru dalam dunia pariwisata. Tidak hanya menawarkan keindahan alam atau budaya, destinasi wisata yang menggabungkan aktivitas olahraga terbukti mampu menarik wisatawan dengan motivasi dan pengalaman yang berbeda.

Mulai dari maraton internasional, triathlon, hingga ajang balap sepeda atau selancar, semuanya menjadi pintu masuk bagi daerah untuk dikenal dunia.

Dari sisi ekonomi, sport tourism punya efek ganda yang signifikan. Saat sebuah daerah menjadi tuan rumah event olahraga, bukan hanya hotel dan restoran yang ramai, tapi juga UMKM, transportasi lokal, hingga sektor kreatif ikut terdorong. Dampak jangka panjangnya, citra destinasi semakin kuat dan berkelanjutan.

Lebih dari itu, sport tourism juga mendorong masyarakat untuk hidup sehat, bangga terhadap daerahnya, sekaligus membuka peluang investasi infrastruktur baru.

Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Ni Luh Puspa mengatakan ajang lari lintas alam dunia Trail of the Kings-Lake Toba oleh Ultra-Trail du Mont-Blanc (UTMB) Seri Dunia 2025 di Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, menciptakan pergerakan wisatawan.

"Saat ini, UTMB sedang berlangsung yang merupakan bagian dari sport tourism," ujar Wamenpar Ni Luh Puspa, di Medan, Sabtu (19/10).

Menurut dia, "sport tourism" itu cepat mendatangkan dan menciptakan pergerakan wisatawan untuk datang ke destinasi tersebut.

Ajang lari lintas alam internasional itu berlangsung dari 17-19 Oktober 2025 di Kabupaten Samosir tersebut diikuti peserta dari 26 negara.

Para pelari dunia menapaki jalur legenda para Raja Batak, dan menyusuri lanskap vulkanik Geopark Toba. Kemudian, melintasi hutan pinus, desa adat, air terjun, dan situs budaya yang menjadi saksi kearifan lokal.

"Untuk itu, paling penting bagaimana keberlanjutan dari sebuah ajang itu terus dilakukan. Oleh karena itu, kami mendorong kepada pemerintah daerah terus meningkatkan baik dari sisi budaya maupun sport untuk terus dilakukan bersama," ujarnya pula.

Ia mengatakan hal itu sejalan dengan arah pariwisata Indonesia tidak hanya meningkatkan jumlah kunjungan, tapi juga berkualitas dan berkelanjutan.

"Berkelanjutan di sini tidak hanya bicara soal dampak kepada masyarakat, tapi secara profit, lingkungan, pembangunan juga berdampak," katanya lagi.

Ni Luh Puspa memisalkan untuk perkembangan Danau Toba, Kementerian Pariwisata telah melakukan pendampingan, baik itu di desa wisata, meningkatkan sumber daya manusia (SDM) maupun infrastruktur serta sudah ada badan otorita di Danau Toba untuk menciptakan pariwisata yang berkelanjutan dari seluruh sisi.

Terpilihnya Danau Toba sebagai tuan rumah UTMB World Series 2025 menjadi tonggak bersejarah, karena merupakan ajang lari lintas alam berskala internasional pertama di Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Sekda Berharap Jakarta Juar...
Megapolitan
Jakarta Kokoh Menuju Destin...
Nasional
Pemerintah Diminta Mitigasi...
Nasional
Inovasi BRIN Dorong Energi ...
Luar Negeri
Elon Musk Jadi Triliuner Pe...
Luar Negeri
Bagaimana Intelijen Tiongko...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Tembus Rp113 Triliun! Ini Siasat KEK Gresik Sedot Investasi di Awal 2026

Tembus Rp113 Triliun! Ini Siasat KEK Gresik Sedot Investasi di Awal 2026

14 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.