Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pramono Pastikan Korban Longsor TPST Bantargebang Mendapat Perawatan dan Santunan

📅 Selasa, 10 Mar 2026, 08:58 WIB | Oleh:
Pramono Pastikan Korban Longsor TPST Bantargebang Mendapat Perawatan dan Santunan  Doc: Pemprov DKI
Ket. Gubernur DKI Pramono Anung memastikan seluruh korban longsor TPST Bantargebang, mendapatkan penanganan medis dan santunan.

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan seluruh korban longsor TPST Bantargebang, baik yang meninggal dunia maupun luka-luka, mendapatkan penanganan medis dan santunan yang layak.

"Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan korban yang meninggal dari PJLP Dinas Lingkungan Hidup akan mendapatkan santunan BPJS Ketenagakerjaan. Sementara biaya pengobatan bagi yang luka-luka sepenuhnya ditanggung oleh Pemerintah DKI Jakarta," ujar Pramono, di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (9/3).

Pramono juga menyampaikan rasa duka mendalam atas insiden tersebut. Peristiwa itu, kata dia, dipicu oleh curah hujan ekstrem yang tercatat mencapai 264 mm per hari.

Longsoran sampah mengakibatkan empat orang meninggal dunia dan lima orang lainnya luka-luka. Selain itu, jalan operasional di TPST Bantargebang dan Sungai Ciketing sepanjang 40 meter tertutup sampah.

Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta langsung mengaktifkan operasi tanggap darurat guna memastikan keselamatan petugas, melakukan penanganan terhadap korban, serta menstabilkan area agar layanan pengelolaan sampah dapat segera dipulihkan.

Penanganan dilakukan oleh tim gabungan lintas instansi, melibatkan Basarnas, Polda Metro Jaya, TNI, BPBD DKI Jakarta dan Kota Bekasi, Damkar, serta aparat di wilayah setempat dengan dukungan 19 ekskavator alat berat dan tujuh unit ambulans.

Sebagai langkah mitigasi, Pramono menyampaikan, bahwa layanan di zona 4A untuk sementara waktu ditutup. Pengiriman sampah ke TPST Bantargebang akan diminimalkan dan operasionalnya dialihkan ke zona 3.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

KPK Berharap Nusron Wahid Kooperatif

32 menit yang lalu | Ones

Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

40 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

40 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.