Inilah Alasan Sederhana Mengapa Perlu Berasuransi Kesehatan
📅 Minggu, 12 Okt 2025, 22:30 WIB | Oleh: Haryo BronoHal lainnya, jika mobilitas sangat tinggi yang rentan pada kecelakaan atau sebagai kepala keluarga yang harus membiayai pengeluaran keluarga secara menyeluruh sehingga harus menjaga kondisi ekonomi keluarga dapat tetap berlangsung meski terjadi risiko meninggal dunia berarti memerlukan asuransi jiwa dengan nilai Uang Pertanggungan yang tinggi.
2. Simak penjelasan agen dan tanya sedetail mungkin
Setelah mengetahui kebutuhan, tentunya ingin tahu produk asuransi kesehatan atau asuransi jiwa apa yang cocok. Hal ini hanya dapat dijelaskan oleh agen asuransi. Seorang agen asuransi yang baik akan menunjukkan itikad baik untuk membantu memberikan solusi finansial kepada calon nasabah dengan menyesuaikan kebutuhan perlindungan dan kemampuan finansial hingga jangka panjang. Nasabah berhak meminta penjelasan sedetail-detailnya dari ilustrasi asuransi yang dibuat.
Termasuk menanyakan dari besaran premi yang tersebut akan mendapatkan manfaat apa saja, berapa nilai Uang Pertanggungan yang layak, biaya-biaya apa saja yang dikenakan serta risiko yang dapat terjadi jika gagal bayar premi, dan antisipasi jika terjadi penolakan klaim dengan menginformasikan riwayat dan kondisi kesehatan dengan transparan.
Sebaiknya Anda baca juga:
3. Cari tahu profil perusahaan asuransi
Berasuransi umumnya bersifat jangka panjang. Untuk itu, sebelum memutuskan berasuransi cari tahu profil perusahaan asuransi yang layak mengelola risiko finansial.
Pilih perusahaan asuransi tepercaya dengan melihat kondisi finansialnya yang stabil. Hal ini bisa dilihat dari kinerja keuangan yang terpublikasi di website perusahaan. OJK mengatur Risk Based Capital (RBC) perusahaan asuransi yang sehat adalah 120%.
Sebaiknya Anda baca juga:
“RBC adalah indikator untuk memastikan perusahaan asuransi memiliki kecukupan modal untuk menghadapi risiko,” ungkapanya.
Semua orang juga pasti jadi ingin tahu bagaimana perusahaan asuransi tersebut menangani pembayaran klaim. Hal ini bisa dicek, apakah tersedia informasi tata cara dan formulir klaim di websitenya dan bagaimana testimoni nasabah terhadap perusahaan.
Nasabah dapat menilai kelayakan perusahaan asuransi dari layanan nasabah mereka. Misalnya, apakah responsif menjawab pertanyaan, apakah kantor layanan terdapat di kota lain selain di kantor pusatnya.
4. Pahami Ketentuan Polis
Jika nantinya akan menandatangani Surat Permintaan Asuransi (SPA), cek lebih dahulu informasi yang disajikan sampai benar-benar yakin untuk berasuransi. Demikian pula saat polis asuransi sudah diterima, perlu memanfaatkan hak untuk mempelajari polis.
Hak ini diberikan kepada nasabah selama 14 hari sejak polis diterima. Pelajar apakah isi polis sama dengan yang tercantum pada SPA termasuk data identitas pemegang polis, tertanggung dan ahli waris, tidak ada data yang salah atau tidak lengkap.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!