Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Venezuela Kecam 'Serangan Ilegal' Jet Tempur F-35 ke Wilayah Udaranya, Tuding AS Lakukan Provokasi

📅 Jumat, 03 Okt 2025, 13:55 WIB | Oleh:
Venezuela Kecam 'Serangan Ilegal' Jet Tempur F-35 ke Wilayah Udaranya, Tuding AS Lakukan Provokasi  Doc: Al Jazeera
Ket. Jet tempur F-35 Lightning II Angkatan Udara AS saat dipamerkan di Pangkalan Angkatan Udara Luke dekat Phoenix, Arizona, pada tahun 2018

CARACAS - Pemerintah Venezuela mengecam apa yang disebutnya sebagai "serangan ilegal" pada hari Kamis (2/10) oleh jet tempur AS ke wilayah yang berada di bawah kendali lalu lintas udara Venezuela, menuduh Amerika Serikat melakukan "provokasi" yang "mengancam kedaulatan nasional."

Kementerian Luar Negeri dan Pertahanan Venezuela mengatakan pesawat-pesawat itu terdeteksi "75 kilometer dari pantai kami," tanpa mengatakan apakah mereka melanggar wilayah udara Venezuela.

Menteri Pertahanan Vladimir Padrino sebelumnya mengklaim lima jet tempur AS "berani mendekati pantai Venezuela" dan telah terdeteksi oleh pertahanan udara dan sistem pelacakan bandara internasional Maiquetia, yang melayani ibu kota Caracas.

Dalam pernyataan bersama mereka, kementerian pertahanan dan ekonomi menuduh Amerika Serikat melanggar hukum internasional dan membahayakan penerbangan sipil di Laut Karibia.

Presiden AS Donald Trump bulan lalu mengirimkan 10 pesawat F-35 ke Puerto Riko, wilayah AS di Karibia, sebagai bagian dari pengerahan militer terbesar di wilayah tersebut dalam lebih dari tiga dekade.

Ia juga mengirim delapan kapal perang dan satu kapal selam nuklir ke wilayah tersebut sebagai bagian dari operasi untuk memerangi perdagangan narkoba melintasi Karibia ke Amerika Serikat.

Presiden otoriter sayap kiri Venezuela Nicolas Maduro menuduh Trump melakukan upaya terselubung untuk membawa perubahan rezim.

Menurut Trump, pasukan AS telah meledakkan empat kapal milik tersangka pengedar narkoba dalam beberapa minggu terakhir.

Empat belas orang tewas dalam serangan di perairan internasional, yang legalitasnya telah dipertanyakan oleh kelompok hak asasi manusia serta Partai Demokrat AS dan beberapa Republik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
  • Menekraf: Aplikasi Digital Kini Jadi Denyut Nadi Aktivitas Masyarakat, Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
    Membaca pemaparan komprehensif ini membuat saya semakin optimis ...
  • Ekonomi Kreatif dan UMKM Jakarta Mulai Andalkan Cetak 3D untuk Produksi Skala Kecil
    Mengetahui fakta bahwa penggunaan filamen berbasis PLA yang ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Ekonomi
Peluang Melemah Terbuka - 1...
Olahraga
MU Tersingkir dari Piala Li...

Pementasan King Lear di Jakarta

2 jam lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Pementasan King Lear di Jak...
Advertisement
Kecelakaan KM Virgo Jadi Perhatian Internasional, Hong Kong dan AS Bantu Operasi “Salvage”

Kecelakaan KM Virgo Jadi Perhatian Internasional, Hong Kong dan AS Bantu Operasi “Salvage”

17 Sep 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.