Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

513 KK Kurang Mampu Warga Balerejo dan Pilangkenceng Madiun Terima Bantuan Listrik Gratis dari Pemerintah

📅 Kamis, 07 Mei 2026, 18:36 WIB | Oleh:
513 KK Kurang Mampu Warga Balerejo dan Pilangkenceng Madiun Terima Bantuan Listrik Gratis dari Pemerintah Doc: ANTARA/Louis Rika
Ket. Ketua Dharma Wanita Kementerian ESDM Sri Suparni Bahlil (tengah) didampingi Bupati Madiun Hari Wuryanto (dua dari kiri) saat penyerahan bantuan pemasangan listrik gratis di Desa Pacinan, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, Jatim, Kamis (7/5).

MADIUN, JAWA TIMUR  - Sebanyak 513 kepala keluarga (KK) yang tergolong dalam rumah tangga kurang mampu di Kabupaten Madiun, Jawa Timur, menerima bantuan pemasangan listrik gratis melalui program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) dari Kementerian ESDM.

Ketua Dharma Wanita Kementerian ESDM Sri Suparni Bahlil di Madiun, Jawa Timur, Kamis (7/5), mengatakan program BPBL dari Kementerian ESDM merupakan bagian dari program pemerintah sebagai upaya meningkatkan akses listrik ke seluruh Indonesia.

"Sasarannya adalah warga kurang mampu yang belum memiliki akses listrik maupun rumah tangga miskin yang selama ini menyalur tetangga untuk menikmati listrik. Kami mendapat data bahwa masih ada warga di Kabupaten Madiun belum mendapat akses listrik," ujar Suparni Bahlil saat penyerahan bantuan pemasangan listrik gratis di Desa Pacinan, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun.

Dalam program BPBL tersebut, pemerintah memberikan sambungan listrik gratis mencakup pemasangan instalasi dengan daya 900 VA, tiga titik lampu, satu kotak kontak, Sertifikat Laik Operasi (SLO), dan token perdana sebesar 100 ribu rupiah.

Bupati Madiun Hari Wuryanto menyambut baik bantuan listrik gratis yang menyasar warga kurang mampu di wilayahnya.

"Terima kasih kepada pemerintah atas bantuan sambungan listrik gratis di Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Program ini tentu sangat bermanfaat bagi warga sasaran yang selama ini belum memiliki akses listrik," kata Hari Wuryanto.

Ia menyebut sebanyak 513 keluarga yang menerima bantuan program BPBL itu berada di sejumlah wilayah, di antaranya di Kecamatan Balerejo sebanyak 257 kepala keluarga dan sisanya tersebar di daerah lain, seperti Kecamatan Pilangkenceng. Sementara, untuk wilayah Jawa Timur total ada sebanyak 40.910 kepala keluarga yang menjadi sasaran program BPBL tersebut.

Selama kunjungannya di Kabupaten Madiun, Ketua Dharma Wanita Kementerian ESDM Sri Suparni Bahlil bersama rombongan juga menyerahkan bantuan paket peralatan sekolah di sejumlah SD di wilayah Balerejo, penyerahan paket gemarikan dan perlengkapan shalat di SD wilayah Kecamatan Pilangkenceng. Kemudian, rombongan juga menyerahkan bantuan lampu penerangan jalan di Balerejo dan Pilangkenceng. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Megapolitan
Menteri ESDM Bahlil Terpant...
Luar Negeri
KBRI Ungkap Puluhan WNI ber...

Mendulang emas di Sungai Mahakam

50 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Mendulang emas di Sungai Ma...

Produksi ikan kering di Maumere turun

50 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Produksi ikan kering di Mau...

Pameran benda seni jaranan di Trenggalek

55 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pameran benda seni jaranan ...
Advertisement
Kepala Bapanas: Pemerintah Tak Beri Ruang Bagi Mafia Beras

Kepala Bapanas: Pemerintah Tak Beri Ruang Bagi Mafia Beras

22 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.