Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Siapa Pembuat Alat Batu Berusia 1,48 Juta Tahun yang Ditemukan di Sulawesi?

📅 Selasa, 30 Sep 2025, 07:53 WIB | Oleh:

Identitas taksonomi para pembuat alat purba Calio masih sangat belum jelas. Tanpa sisa-sisa fosil yang menyertainya, ­para peneliti hanya dapat ­berspekulasi tentang spesies hominin mana yang membuat alat-alat ini.

Kandidat yang paling mungkin termasuk Homo erectus, meng­ingat korespondensi kronologis dengan ­populasi Jawa, atau mungkin hominin purba yang tidak diketahui yang ­mirip dengan Homo floresiensis.

“Sampai kita menemukan ­fosil hominin purba di Sulawesi, masih terlalu dini untuk menetapkan spesies hominin kepada para ­pembuat alat,” kata Profesor Brumm ­mem­­per­ingatkan seperti dikutip dari Ancient Origins.

Namun, ia menyarankan bahwa skena rio yang pa­ling mungkin melibatkan Homo erectus (H. erectus) atau spesies yang mirip dengan H. ­floresiensis, dengan menyatakan, ­“Kami pikir hominin Flores awalnya berasal dari Sulawesi,” ungkapnya.

Implikasinya melampaui identifikasi spesies. Jika hominin tetap terisolasi di Sulawesi selama satu juta tahun, me­reka mungkin telah ­mengalami perubahan evolusio­ner yang unik. Seperti yang Brumm ­pertanyakan:

“Sulawesi itu seperti kartu liar, ia sendiri seperti be­nua mini. Jika hominin terisolasi di pulau yang besar dan kaya ekologi ini selama satu juta tahun, akankah mereka meng­alami perubahan evolusio­ner yang sama ­seperti hobbit Flores? Atau akankah sesuatu yang sama sekali berbeda ­terjadi?” ucapnya.

Implikasi bagi Evolusi Manusia

Penemuan ini secara signifikan memperpanjang ren­tang waktu keberadaan hominin di kepulauan Asia Tenggara dan menunjukkan ­bahwa penyeberangan samudra telah ­dilakukan jauh lebih awal da­ripada yang diperkirakan sebelumnya.

Kecanggihan yang dibutuhkan untuk perjalanan maritim semacam itu menunjukkan bahwa kerabat manusia purba ini memiliki kemampuan kognitif dan keterampilan teknologi yang memungkinkan perencanaan dan pelaksanaan perjalanan jarak jauh yang kompleks.

Peralatan itu sendiri, meskipun tampak sederhana, meng­ungkapkan pemahaman yang mendalam tentang teknik penggalian batu dan peng­adaan sumber daya yang strate­gis. Penggunaan rijang, yang diperoleh dari dasar sungai di dekatnya, ­menunjukkan pengetahuan yang mendalam tentang geologi lokal dan sifat-sifat material. Bukti rotasi inti selama pembuatan alat dan ­pemahaman tentang mekanika rekahan menunjukkan keahli­an teknis yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Lebih lanjut, penemuan ini me­nimbulkan pertanyaan menarik tentang pola penyebaran hominin yang lebih luas di Asia Tenggara. Alih-alih migrasi linear tunggal, temuan ini menunjukkan beberapa gelombang hunian yang melibatkan ­spesies atau populasi yang berbeda, masing-masing beradaptasi dengan lingkungan ­kepulauan dengan cara yang unik. hay

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

36 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

39 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.