Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Misteri Tersembunyi di Laut Jayapura: 9 Harta Karun Perang Dunia II Terkuak, dari Tank Tenggelam hingga Sayap Pesawat Jepang!

📅 Selasa, 16 Sep 2025, 09:30 WIB | Oleh:
Misteri Tersembunyi di Laut Jayapura: 9 Harta Karun Perang Dunia II Terkuak, dari Tank Tenggelam hingga Sayap Pesawat Jepang! Doc: Istimewa
Ket. Perairan Teluk Youtefa

JAKARTA - Gelombang laut Jayapura ternyata menyimpan kisah besar yang nyaris terlupakan. Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XXII Papua baru-baru ini menemukan sembilan peninggalan Perang Dunia II di kedalaman perairan Kota Jayapura. Temuan ini bukan sekadar karat besi di dasar laut, melainkan potongan sejarah dunia yang terkubur selama puluhan tahun.Pamong Budaya BPK Papua, Saberia, mengungkapkan bahwa temuan tersebut berupa reruntuhan kapal perang Sekutu (landing craft), sisa pesawat tempur, mobil lapis baja, hingga tank yang karam di dasar laut. Dari hasil dokumentasi, peninggalan itu diyakini erat kaitannya dengan peristiwa besar PD II.Salah satu temuan paling mencengangkan adalah sisa pesawat tempur di Teluk Youtefa. Saat identifikasi awal, pesawat tersebut diduga milik Kekaisaran Jepang, tipe Hayabusa, yang diperkirakan jatuh pada tahun 1944 ketika bertempur melawan pasukan Sekutu. Temuan ini seakan membuka kembali lembaran pertempuran sengit yang pernah terjadi di langit Papua.Namun, harta karun sejarah ini berada di ambang kehancuran. Saberia menegaskan, kerusakan bukan hanya datang dari faktor alam, melainkan ulah manusia, mulai dari praktik pengeboman ikan hingga kebiasaan membuang sampah ke laut. Tindakan ini tidak hanya merusak ekosistem laut, tetapi juga menghancurkan situs-situs cagar budaya yang bernilai tinggi.Salah satu penyelam, Shinatria Adhityatama, menambahkan bahwa pihaknya telah mendokumentasikan sembilan situs bawah laut tersebut. Ia menekankan dominasi peninggalan berupa landing craft Sekutu serta sayap pesawat tempur. Lebih jauh, Shinatria yakin masih banyak peninggalan lain yang tersembunyi di perairan Papua, menunggu untuk ditemukan.Ia pun mengajak masyarakat, nelayan, dan komunitas penyelam untuk bersama-sama menjaga warisan berharga ini. Menurutnya, pelestarian bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama, terutama generasi muda Papua. Warisan bawah laut ini bisa menjadi modal pendidikan sejarah sekaligus daya tarik wisata budaya maritim yang berkelanjutan.“Jika laut kita tetap terjaga, maka bukan hanya ekosistem yang selamat, tetapi juga warisan sejarah dunia bisa dihidupkan kembali sebagai bagian dari identitas Papua dan Indonesia,” tegas Shinatria.Jayapura kini tak hanya dikenal dengan keindahan teluknya, tetapi juga sebagai museum bawah laut Perang Dunia II. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

LPS Jalin Kerjasama Dengan Kerjaksaan Agung

39 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
LPS Jalin Kerjasama Dengan ...
Luar Negeri
JD Vance: Kekuatan Militer ...
  • Modus Canggih di Jepang: Eks Insinyur Racik Program Sendiri Demi Gasak Jutaan Yen
    Preview komentar:
    Hubungi nomor 082178509155 Atau 1500001 (layanan khusus untuk ...
    Anda dapat menghubungi layanan support (Tokocrypto) melalui nomor ...
  • Instruksi Prabowo Dijalankan! PKP Siapkan Rusun Subsidi di Kota-Kota Jatim
    Preview komentar:
    Berikut Nomor Whatsapp Resmi Tokocrypto adalah +62 818-898-300, ...
    Perlu di ingat, Saluran resmi Tokocrypto, hanya di ...
  • Rp2,2 Triliun Digelontorkan! Kementerian PKP Kebut Bangun Huntap Pascabencana di Sumatera
    Preview komentar:
    Sedih ya, teman-teman... Saluran resmi (Bri QLola) hanya ...
    Saluran resmi (Bri QLola) hanya bisa dihubungi di ...
Desa Go Global, Ekspor Langsung Bikin Pendapatan Naik Tajam

Desa Go Global, Ekspor Langsung Bikin Pendapatan Naik Tajam

18 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.