Pariwisata Jadi Andalan Ekonomi Baru Bangka Belitung
📅 Jumat, 26 Sep 2025, 17:38 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ist
PANGKALPINANG – Melihat potensi wisata yang sangat banyak dan indah, maka ini menjadi destinasi baru yang diandalkan untuk ekonomi Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Pemprov menjadikan sektor pariwisata sebagai motor penggerak ekonomi baru, guna mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di daerah ini.
"Pariwisata sebagai penggerak ekonomi baru seiring berkurangnya ketergantungan daerah terhadap tambang bijih timah," kata Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga Babel Wydia Kemala Sari di Pangkalpinang, Jumat.
Ia mengatakan dalam mewujudkan sektor pariwisata sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat, saat ini Pemprov Kepulauan Bangka Belitung bekerja sama dengan Pusat Perencanaan dan Pengembangan Kepariwisataan Institut Teknologi Bandung (P-P2Par ITB) tengah menyusun Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Provinsi (Ripparprov) 2025 – 2045.
Selain itu, pada Hari Pariwisata Dunia tahun ini dengan mengangkat tema “Pariwisata dan Transformasi Berkelanjutan” juga sejalan dengan visi Pemprov Kepulauan Babel 2025 – 2030 yaitu berdaya saing, berbudaya, mandiri dan sejahtera.
“Pariwisata bukan hanya mesin pertumbuhan, tetapi juga katalis pembangunan sosial, budaya, pendidikan, dan lingkungan," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia menyatakan pengembangan desa wisata terus menunjukkan hasil positif. Hingga September 2025, tercatat 100 desa wisata di Kepulauan Babel dan beberapa di antaranya meraih prestasi di tingkat nasional dan ASEAN, seperti Desa Wisata Tari Rebo, Keciput, Terong, dan Tanjung Binga.
"Kami berkomitmen meningkatkan kualitas 20 desa wisata unggulan sebagai program prioritas pengembangan sektor pariwisata di daerah ini," katanya.
Ia menambahkan berdasarkan data BPS, tercatat 2024 jumlah tamu menginap di hotel berbintang di Kepulauan Babel mencapai 482.541 orang, terdiri atas 476.904 wisatawan nusantara dan 6.637 wisatawan mancanegara.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Ke depannya, promosi pariwisata Babel akan lebih terpadu dan berbasis teknologi informasi. Dengan sinergi semua pihak, kami yakin pariwisata Babel akan semakin maju dan memberi manfaat bagi masyarakat,” demikian Wydia.
Bangka Barat
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melakukan penataan ulang kawasan perkotaan di beberapa kecamatan untuk mendukung pembangunan ekonomi berkelanjutan.
"Untuk saat ini kita sedang mengerjakan Rencana Detail Tata Ruang wilayah perkotaan di Kecamatan Parittiga dengan ruang lingkup wilayah perencanaan seluas 1.440,1 hektare yang terdiri dari 4 desa yaitu Desa Puput, Sekarbiru, Airgantang dan Kelabat," kata Kepala Bidang Penataan Ruang Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten bangka Barat Amar Sopi di Mentok, Rabu.
Ia mengatakan penyusunan dokumen RDTR penting dilakukan sebagai pijakan pelaksanaan pemanfaatan dan pengendalian ruang di suatu daerah sesuai Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023, yang mengamanatkan untuk meningkatkan ekosistem investasi dan kegiatan berusaha diperlukan RDTR sebagai dasar pemberian izin pemanfaatan ruang.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!