Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov Sumbar Tuntaskan Normalisasi Sungai Batang Anai, Akses Warga Padang Pariaman Kembali Aman

📅 Jumat, 17 Jul 2026, 06:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemprov Sumbar Tuntaskan Normalisasi Sungai Batang Anai, Akses Warga Padang Pariaman Kembali Aman Doc: Antara
Ket. Ekskavator dari Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi (SDABK) Sumbar sedang melakukan normalisasi Sungai Batang Anai di Kecamatan 2x11 Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman.

Pariaman - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat (Sumbar) menuntaskan normalisasi Sungai Batang Anai di Nagari Anduriang, Kecamatan 2x11 Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman, setelah aliran sungai tersebut berubah akibat bencana hidrometeorologi yang terjadi pada akhir 2025.

"Dengan kembalinya aliran sungai ke bawah jembatan, maka masyarakat kini dapat beraktivitas dengan lebih aman. Risiko yang selama ini mengancam warga saat melintasi kawasan tersebut dapat ditekan secara signifikan," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Padang Pariaman El Abdes Marsyam di Parik Malintang, Kamis (16/7).

Ia mengatakan normalisasi yang dikerjakan selama sekitar dua bulan tersebut menjadi langkah penting dalam mengurangi risiko bencana sekaligus memulihkan konektivitas masyarakat yang sempat terganggu akibat perubahan arus sungai.

Dengan aliran sungai yang kembali ke posisi semula, lanjutnya maka jembatan darurat yang sebelumnya tidak dapat difungsikan kini kembali menjadi akses utama warga untuk beraktivitas.

Ia mengatakan sebelum normalisasi dilakukan masyarakat terpaksa menggunakan rakit sederhana yang dibuat dari tong oli bekas untuk menyeberangi sungai karena aliran air bergeser dari bawah jembatan.

Kondisi tersebut, kata dia dapat membahayakan keselamatan warga, bahkan sempat terjadi insiden seorang warga hanyut saat menyeberang menggunakan rakit tersebut.

El Abdes mengatakan pemerintah juga mengaktifkan kembali jembatan darurat sebagai akses sementara hingga pembangunan jembatan permanen dapat direalisasikan.

Untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan, lanjutnya terutama pada malam hari, pemerintah berencana menambah lampu penerangan di sekitar jembatan darurat tersebut.

Meski demikian, ia mengimbau masyarakat tetap berhati-hati saat melintasi jembatan karena infrastruktur yang digunakan saat ini masih bersifat sementara.

Ia menjelaskan proses normalisasi dilakukan secara bertahap dengan mengerahkan alat berat. Pada tahap awal pekerjaan pemerintah mengoperasikan satu unit ekskavator, kemudian jumlahnya ditambah menjadi empat unit agar pengerjaan dapat diselesaikan lebih cepat.

"Pekerjaan dimulai dari awal karena perubahan alur sungai pascabencana cukup signifikan sehingga diperlukan pembentukan kembali jalur aliran sungai," ujar dia.

Ia mengatakan normalisasi dilakukan sepanjang hampir 200 meter pada masing-masing sisi sungai guna memperkuat perlindungan kawasan dari potensi perubahan alur sungai di masa mendatang.

Langkah tersebut juga diharapkan dapat menjaga kelancaran mobilitas ribuan warga yang setiap hari memanfaatkan akses tersebut untuk kegiatan ekonomi, pendidikan, dan aktivitas lainnya.

Menurut dia, keberhasilan normalisasi Sungai Batang Anai menjadi bukti sinergi antara Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman dan Pemprov Sumbar dalam mempercepat pemulihan infrastruktur pascabencana sekaligus memastikan masyarakat kembali memperoleh akses transportasi yang aman, nyaman, dan lebih terlindungi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Ekonomi
Antrean BBM Jadi Sorotan, G...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.