Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BP Tapera Terus Akselerasi Penyaluran Pembiayaan Rumah bagi MBR

📅 Jumat, 17 Jul 2026, 08:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
BP Tapera Terus Akselerasi Penyaluran Pembiayaan Rumah bagi MBR Doc: ANTARA
Ket. Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho dalam peresmian Kantor BP Tapera yang baru di Jakarta.

JAKARTA - Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) terus mengakselerasi penyaluran pembiayaan rumah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) melalui Program Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Sejahtera Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho mengatakan hingga 15 Juli 2026, realisasi penyaluran KPR Sejahtera FLPP telah mencapai 101.978 unit rumah dengan nilai pembiayaan sebesar Rp12,67 triliun.

"Kami optimistis target penyaluran FLPP tahun 2026 dapat tercapai melalui penguatan kolaborasi dengan seluruh bank penyalur dan pengembang. Yang terpenting, semakin banyak MBR yang dapat segera memiliki rumah pertama dengan skema pembiayaan yang terjangkau," ujar Heru dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.

Selain realisasi tersebut, terdapat 25.599 unit yang masih berada dalam berbagai tahapan proses, mulai dari pembangunan, rumah siap akad, persetujuan kredit, hingga akad kredit yang belum dilakukan pencairan.

Menurut Heru, capaian tersebut menunjukkan bahwa kolaborasi antara pemerintah, BP Tapera, bank penyalur dan para pengembang terus berjalan dengan baik dalam memperluas akses kepemilikan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Sementara itu, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait menyampaikan BP Tapera memiliki peran strategis dalam mendukung Program 3 Juta Rumah melalui pengelolaan dan penyaluran dana FLPP.

"Saya berharap BP Tapera semakin kredibel sebagai lembaga yang mengelola dan menyalurkan dana FLPP," kata Maruarar atau disapa Ara.

Dengan tata kelola yang baik, akuntabel, transparan dan kolaborasi yang semakin kuat dengan seluruh pemangku kepentingan, lanjutnya, BP Tapera semakin dipercaya masyarakat serta mampu mempercepat terwujudnya akses rumah layak dan terjangkau bagi MBR di seluruh Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

34 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

37 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...

KPK Berharap Nusron Wahid Kooperatif

59 menit yang lalu | Ones

Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.