Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Peringati Hardiknas, Presiden Prabowo dan Mendikdasmen akan Luncurkan Program Renovasi 10.440 Sekolah

📅 Jumat, 02 Mei 2025, 10:45 WIB | Oleh:
Peringati Hardiknas, Presiden Prabowo dan Mendikdasmen akan Luncurkan Program Renovasi 10.440 Sekolah Doc: BPMI Setpres
Ket. Presiden Prabowo Subianto saat peringatan Hari Buruh di kawasan Monas, Kamis 1 Mei 2025.

JAKARTA - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) siap meluncurkan salah satu program prioritas, yakni pembangunan dan renovasi 10.440 sekolah pada peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025.

Berdasarkan keterangan Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat Kemendikdasmen di Jakarta pada Jumat (2/5), Mendikdasmen Abdul Mu’ti bersama dengan Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan akan meluncurkan program tersebut secara bersama-sama.

Mendikdasmen Mu'ti dijadwalkan mengikuti upacara peringatan Hardiknas terlebih dahulu di Sekolah Regina Pacis Bogor sebelum menghadiri rangkaian kegiatan peringatan Hardiknas.

Sementara Presiden Prabowo dijadwalkan menghadiri peringatan Hardiknas sekaligus meluncurkan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) di bidang pendidikan tersebut di SDN Cimahpar 5, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat.

Adapun peringatan Hardiknas pada tahun ini mengambil tema "Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu Untuk Semua".

Sebelumnya pada Rabu (30/4), Mu’ti mengatakan soal rencana tersebut usai dirinya mengikuti rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta.

"Dalam rangka Hardiknas itu launching program prioritas Pak Presiden, pertama adalah untuk launching pembangunan sekolah. Kita rencanakan tahun ini akan dibangun, direnovasi 10.440 sekolah," kata Mu'ti.

Ia merinci pencanangan pembangunan dan renovasi sekolah ditargetkan dapat menyasar hingga 10.440 sekolah pada akhir 2025 dengan total anggaran sekitar Rp16,9 triliun.

Selain peluncuran program pembangunan dan renovasi sekolah, Presiden Prabowo juga akan mencanangkan program transfer bantuan langsung untuk guru honorer sebesar Rp300 ribu per bulan.

Kemudian, Presiden juga memberikan bantuan dana pendidikan untuk guru yang belum menyelesaikan pendidikan tingkat Sarjana atau setara D4 sebesar Rp3 juta per semester.

"Nanti angkanya akan disampaikan Pak Presiden pada saat peluncuran di Bogor, insyaallah pada hari Jumat, 2 Mei siang, pada saat Hardiknas," kata Mu'ti.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.