Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

7,11 Juta Batang Rokok Ilegal Dimusnahkan di Malang, Potensi Rugi Negara Capai Rp5,2 Miliar!

📅 Kamis, 25 Sep 2025, 18:37 WIB | Oleh:
7,11 Juta Batang Rokok Ilegal Dimusnahkan di Malang, Potensi Rugi Negara Capai Rp5,2 Miliar! Doc: ANTARA/Ananto Pradana
Ket. Tumpukan rokok ilegal dan deretan botol minuman keras jenis arak bali yang akan dimusnahkan oleh Kantor Bea Cukai Jawa Timur II dalam kegiatan pemusnahan di Kota Malang, Jawa Timur, Kamis (25/9).

MALANG – Bea Cukai Jawa Timur II memusnahkan 7,11 juta batang rokok ilegal dan 1.400 liter minuman beralkohol di Kota Malang, Jawa Timur, Kamis (25/9). Pemusnahan barang tanpa cukai ini dilakukan untuk menyelamatkan potensi kerugian negara miliaran rupiah sekaligus menekan peredaran rokok dan minuman ilegal di masyarakat.

Kepala Kanwil Bea Cukai Jatim II, Agus Sudarmadi, mengatakan jumlah barang yang dimusnahkan terdiri atas 7,11 juta batang rokok ilegal senilai Rp10,2 miliar dengan potensi kerugian negara sekitar Rp5,2 miliar. Selain itu, turut dimusnahkan 1.406,60 liter minuman beralkohol jenis arak bali bernilai Rp31,3 juta, yang berpotensi merugikan negara Rp52,3 juta.

“Kami terus melakukan pengawasan intensif untuk menjaga kepentingan negara. Pemusnahan ini adalah hasil penindakan terhadap peredaran barang kena cukai ilegal,” kata Agus.

Ia menambahkan, keberhasilan pengungkapan barang ilegal tidak lepas dari kolaborasi berbagai pihak, termasuk aparat penegak hukum dan masyarakat. Menurutnya, pelaku usaha juga harus berperan dengan menaati aturan yang berlaku, sementara masyarakat diminta aktif menolak keberadaan rokok maupun minuman ilegal di pasaran.

Untuk memperkuat pengawasan, Bea Cukai Jatim II telah membentuk Satuan Tugas Optimalisasi Penerimaan dan Pengawasan Barang Kena Cukai Ilegal. Satgas ini bertugas mencegah dan menindak peredaran rokok tanpa cukai maupun barang ilegal lain yang merugikan negara.

Berdasarkan data Kanwil Bea Cukai Jatim II, sepanjang 2025 telah dilakukan 494 penindakan di bidang kepabeanan dan cukai. Dari jumlah tersebut, sebanyak 52,28 juta batang hasil tembakau serta 17.757 liter minuman mengandung etil alkohol (MMEA) berhasil diamankan.

“Jika dikalkulasikan, nilai barang yang ditindak mencapai Rp79 miliar dengan potensi kerugian negara yang berhasil diselamatkan sekitar Rp47,6 miliar,” ungkap Agus.

Selain rokok dan minuman, Bea Cukai Jatim II juga mencatat sejumlah penindakan terhadap komoditas lain, termasuk narkotika. Sepanjang tahun ini, pihaknya berhasil menggagalkan peredaran 9.944 butir narkotika dari berbagai jaringan.

Agus menegaskan pihaknya akan terus memperkuat pengawasan dan penindakan. “Kami berkomitmen menjaga penerimaan negara sekaligus melindungi masyarakat dari dampak negatif peredaran barang ilegal,” ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Goblok. Orderan saja ga pernah dikasih jika ga ...
    Potongan 8% kaga ada bedanya, malah makin parah ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Luar Negeri
Erdogan Ajak Mesir Bergabun...
Luar Negeri
Korsel Buka Jalan Damai den...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Mengenaskan Jumlahnya Terus Bertambah! Korban Jiwa Gempa M7,7 Tembus 47 Orang hingga Sabtu Malam

Mengenaskan Jumlahnya Terus Bertambah! Korban Jiwa Gempa M7,7 Tembus 47 Orang hingga Sabtu Malam

15 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.