Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

28 Jiwa Terdampak Kebakaran TPA Jatiwaringin Masih Bertahan di Pengungsian

📅 Senin, 06 Jul 2026, 13:48 WIB | Oleh:
28 Jiwa Terdampak Kebakaran TPA Jatiwaringin Masih Bertahan di Pengungsian Doc: antara foto
Ket. Warga terdampak kebakaran TPA Jatiwaringin bertahan di pengungsian.

KABUPATEN TANGERANG - Sedikitnya 28 jiwa warga di Desa Tanjakan Mekar, Kabupaten Tangerang, Banten hingga kini masih bertahan di lokasi pengungsian akibat dampak kebakaran tempat pembuangan akhir (TPA) Jatiwaringin, Mauk.

Dari puluhan pengungsi yang terdiri atas kelompok ibu rumah tangga, lansia dan anak-anak ini menempati fasilitas Kantor Desa Tanjakan Mekar, Kecamatan Rajeg, selama satu pekan sejak insiden kebakaran TPA terjadi pada Selasa (30/6).

"Saya sudah mengungsi selama tujuh hari. Kalau untuk bantuan tercukupi, seperti logistik makanan, kasur, itu tercukupi semua," kata Qipi, salah satu pengungsi di Kantor Desa di Tangerang, Senin (6/7).

Ia menyampaikan pilihannya untuk bertahan di pengungsian karena kondisi dan situasi kebakaran TPA Jatiwaringin masih berdampak terhadap pemukimannya. "Asap masih ada. Jadi, saya pilih menetap sementara di sini (pengungsian), karena tidak mau ambil risiko," ucapnya.

Dia mengatakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, para pengungsi menerima bantuan logistik dari pemerintah daerah dengan mendirikan pelayanan dapur umum selama tujuh hari ke depan.

"Logistik kami disiapkan sama pemerintah, jadi masih aman selama kami di sini," kata dia.

Sementara itu, Kepala Desa Tanjakan Mekar Uti mengatakan mayoritas warga yang mengungsi adalah anak-anak dan lansia yang tempat tinggalnya terdampak asap kebakaran TPA Jatiwaringin

"Kalau untuk hari ketujuh, sekitar 20 orang lebih. Asap TPA itu mengandung racun, ya memang untuk sehari-hari itu udah terdampak betul," katanya.

Dia mengungkapkan kondisi kesehatan para pengungsi saat ini sudah dalam keadaan sehat meskipun sebelumnya mayoritas terpapar infeksi saluran pernapasan (Ispa).

"Ya alhamdulillah, dokter dan Puskesmas Rajeg memang selalu mengecek apabila ada warga yang mengungsi langsung diperiksa kesehatannya," ujarnya.

Sementara untuk ketersediaan logistik, kata Uti, dipastikan dalam kondisi aman. Dimana stok bahan pokok terus berdatangan dari bantuan pemerintah dan relawan kemanusiaan, sehingga kebutuhan para pengungsi dalam kondisi aman.

"Alhamdulillah, logistik, semua makanan tercukupi, selain dari Dinsos, semalam juga dari Kementerian Sosial, termasuk dari PDAM dan bupati, dari provinsi pun sudah masuk," ujarnya.

Hingga saat ini, upaya pemadaman yang dilakukan tim gabungan Pemda, BNPB, KLH dan Kemenhut masih terus berlangsung. Operasi pemadaman dilakukan melalui jalur darat dan udara.

Para petugas pemadam kebakaran dan personel Manggala Agni berjibaku memadamkan api melalui jalur darat. Sementara operasi pemadaman dari udara menggunakan tiga unit helikopter water bombing milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...

Perubahan APBD Tahun Ini Ditetapkan

1.5 jam yang lalu | Sujar

Megapolitan
Perubahan APBD Tahun Ini Di...
Megapolitan
Siap-siap Hadapi Bencana Hi...
Megapolitan
KPK Terus Coba Tuntaskan Ko...
Advertisement
Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

22 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.