Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Topan Ragasa Diprediksi Bakal Sapu Wilayah Guandong

📅 Selasa, 23 Sep 2025, 23:32 WIB | Oleh:
Topan Ragasa Diprediksi Bakal Sapu Wilayah Guandong Doc: SCMP

GUANGZHOU - Provinsi Guangdong di Tiongkok selatan pada Selasa (23/9) pukul 10.00 waktu setempat menaikkan status tanggap darurat angin ke level tertinggi.

Langkah itu dilakukan karena Badai Tropis Ragasa diperkirakan akan mendarat di sepanjang wilayah pesisir tengah atau barat provinsi tersebut dengan status badai tropis kuat atau super kuat dalam 24 jam ke depan.

Topan Ragasa memasuki Laut Tiongkok Selatan pada Senin (22/9) malam dan diperkirakan akan bergerak ke arah barat laut dengan kecepatan sekitar 20 kilometer per jam.

Topan tersebut diperkirakan akan mendarat di wilayah pesisir mulai dari Kota Zhuhai hingga wilayah Xuwen pada Rabu (24/9), dengan kecepatan angin mencapai 40 hingga 55 meter per detik, menurut observatorium meteorologi provinsi tersebut.

Topan itu diperkirakan akan membawa hujan badai dan angin kencang, dengan beberapa daerah berpotensi mengalami curah hujan ekstrem, sementara wilayah yang berada langsung di jalur pusat topan dapat dilanda embusan angin kencang hingga 60 meter per detik.

Pusat pengendalian banjir, kekeringan, dan angin Provinsi Guangdong telah mengimbau seluruh daerah dan instansi untuk bertindak dengan standar tertinggi, persyaratan paling ketat, dan langkah-langkah konkret.

Otoritas tersebut juga memerintahkan daerah-daerah yang paling terdampak untuk menghentikan kegiatan sekolah, kerja, produksi, transportasi umum, dan operasional bisnis. Sejumlah kota seperti Zhuhai, Shenzhen, dan Jiangmen telah menerapkan penghentian tersebut.

Beberapa ruas jalan tol dan jembatan di Zhuhai telah ditutup, dan Pelabuhan Zhuhai di Jembatan Hong Kong-Zhuhai-Makau telah menghentikan layanan pemeriksaan penumpang keluar, dengan jembatan utama ditutup secara bersamaan.

Di Daerah Otonom Etnis Zhuang Guangxi yang bertetangga, semua kapal penumpang dan feri di perairan pesisir Guangxi telah berhenti beroperasi.

Otoritas maritim di Kota Beihai, Guangxi, telah membatasi rute kapal penumpang Beihai-Pulau Weizhou hanya untuk penurunan penumpang tanpa mengizinkan keberangkatan.

Evakuasi terhadap sekitar 6.000 wisatawan yang masih berada di Pulau Weizhou menuju Beihai dijadwalkan akan selesai pada Selasa (23/9).

Selain itu, topan tersebut juga diperkirakan akan memengaruhi provinsi kepulauan Hainan, dengan Haikou, ibu kota provinsi itu akan menghentikan kegiatan sekolah, layanan feri, operasional taman, serta aktivitas kerja dan bisnis mulai Selasa (23/9) malam atau Rabu (24/9).

Semua layanan kereta menuju dan dari pulau tersebut akan dibatalkan pada Rabu.

Tiongkok memiliki sistem tanggap darurat empat tingkat, dengan Level I sebagai tanggap darurat yang paling parah. Ant/Xinhua

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Menhub Instruksikan untuk Prioritaskan Evakuasi Penumpang KMP Virgo Transport 8

Menhub Instruksikan untuk Prioritaskan Evakuasi Penumpang KMP Virgo Transport 8

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.