Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kebangkitan Film Indonesia, Tuan Rumah di Negeri Sendiri

📅 Senin, 22 Sep 2025, 17:20 WIB | Oleh:

Genre beragam. Adopsi genre campuran seperti horor-komedi atau horor-religi menunjukkan film Indonesia tidak hanya bertambah banyak, tetapi juga semakin kreatif dalam mengeksplorasi bentuk dan tema.

Temuan-temuan itu diharapkan dapat menjadi pembahasan utama bagi pemangku kepentingan di JAFF Market 2025, Yogyakarta pada 29 November hingga 1 Desember.

Dengan berbagai program, JAFF Market bisa menghubungkan para pelaku industri film dan memperkuat peran Indonesia di dunia perfilman Asia.

Bersamaan dengan itu, Jogja-NETPAC Asian Film Festival  akan merayakan ulang tahun ke-20 pada 29 November hingga 6 Desember 2025, dengan program retrospektif, pemutaran film perdana, dan forum internasional.

Dengan data yang kuat dan rencana yang matang, industri film Indonesia bisa semakin mapan dan siap menjadi pemain kunci di panggung sinema global.

Pola masa keemasan

Kebangkitan film Indonesia ini seperti berupa bagian dari pola yang pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah perfilman nasional.

Menurut informasi yang dihimpun Antara, setiap kali industri perfilman sangat turun, misalnya karena gejolak politik atau krisis ekonomi, selalu diikuti dengan kebangkitan yang kuat dari sisi domestik.

Sejarah film di Indonesia dimulai di era kolonial, saat film didominasi oleh produser Tionghoa dan Belanda.

Film pertama Indonesia dirilis pada 1950,  Darah dan Doa, dan industri perfilman nasional mengalami masa keemasan pertamanya pada tahun 1970-an hingga awal 1980-an.

Namun, industri film ini sempat merosot karena televisi mulai menggeser penonton dari bioskop dan pembajakan VCD/DVD merajalela.

Krisis moneter Asia pada akhir 1990-an memperparah penurunannya.

Gerakan sineas lokal pada 2000-an sempat kembali membangkitkan industri perfilman dengan temanya yang inspiratif hingga mengusung semangat kebaruan di era reformasi, membuka peluang bagi banyak film Indonesia lain untuk diproduksi dan ditonton publik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
Luar Negeri
Resmi Masuk DK PBB, Kirgist...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.