Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kebangkitan Film Indonesia, Tuan Rumah di Negeri Sendiri

📅 Senin, 22 Sep 2025, 17:20 WIB | Oleh:
Kebangkitan Film Indonesia, Tuan Rumah di Negeri Sendiri Doc: Antara
Ket. Ilustrasi suasa menonton film di bioskop.

JAKARTA - Industri film Indonesia sedang mengalami masa keemasan. Itu terlihat jelas dari data yang dipresentasikan oleh JAFF Market, bagian dari Jogja-Netpac Asian Film Festival, saat menghadiri Asian Contents & Film Market,  di Busan, Korea Selatan.

Berdasarkan sejumlah data, produksi film Indonesia diperkirakan akan menguat dari 152 film pada 2024 menjadi sekitar 200 pada 2028.

Penguatan itu sudah dimulai, terutama sejak 2022 saat masa pemulihan setelah pandemi Covid-19.

Tim peneliti JAFF Market menganalisis data jumlah penonton, bioskop, banyaknya film yang diproduksi, dan kebiasaan penonton.

Hasil studi mereka menunjukkan adanya perubahan besar dalam selera penonton domestik.

Dari tahun 2016 hingga 2019, film impor mendominasi bioskop di Indonesia.

Sepuluh film impor terlaris rata-rata ditonton 50 juta orang setiap tahun, sementara film Indonesia hanya ditonton 23 juta orang per tahun.

Namun, sejak 2022, keadaannya berbalik total. Sepuluh film Indonesia terlaris kini berhasil menarik 30-40 juta penonton per tahun, mengalahkan film impor yang jumlah penontonnya turun menjadi 20-25 juta.

Perubahan selera itu menunjukkan bahwa penonton Indonesia kini lebih menyukai cerita-cerita dari dalam negeri, yang jenisnya juga semakin beragam, tidak hanya horor dan drama, tetapi juga komedi dan animasi.

Jumlah bioskop bertambah

Jumlah layar bioskop juga ikut bertambah. Hingga 2024, Indonesia punya lebih dari 2.200 layar, dan diperkirakan akan mencapai 2.700 layar pada 2030.

Pertumbuhan jumlah layar itu didorong oleh pertumbuhan PDB per kapita yang stabil, dominasi demografi muda, urbanisasi yang cepat, dan meningkatnya permintaan hiburan terjangkau.

Meskipun layanan streaming semakin populer, kebiasaan menonton di bioskop tetap kuat.

Genre horor, komedi, dan film-film kolosal masih menjadi daya tarik utama di bioskop.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
Luar Negeri
Resmi Masuk DK PBB, Kirgist...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.