Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wali Kota Bandung Tegaskan Orang Tua Harus Lindungi Anak dari Rokok, Miras, dan Narkotika

31 Sabtu, 25 Jul 2026, 18:15 WIB | Oleh:
Wali Kota Bandung Tegaskan Orang Tua Harus Lindungi Anak dari Rokok, Miras, dan Narkotika  Wali Kota Bandung Tegaskan Orang Tua Harus Lindungi Anak dari Rokok, Miras, dan Narkotika  Doc: Humas Kota Bandung

BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus memperkuat langkah pencegahan penyalahgunaan narkoba sejak usia dini. Bertepatan dengan peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menginstruksikan seluruh orang tua siswa SD dan SMP negeri menandatangani pakta integritas sebagai bentuk komitmen bersama melindungi anak dari rokok, minuman keras hingga narkotika.

Hal tersebut disampaikan Farhan saat memberikan sambutan peringatan HANI 2026 di Plaza Balai Kota Bandung, Sabtu (25/7) yang dihadiri ratusan pelajar, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Badan Narkotika Nasional (BNN) serta jajaran Pemerintah Kota Bandung.

Wali Kota Farhan mengapresiasi semangat para pelajar yang rela hadir di hari libur demi menyatakan komitmen memerangi narkoba.

“Anak-anak Kota Bandung telah menunjukkan bahwa generasi muda siap menjadi garda terdepan dalam perang melawan narkoba. Ini adalah modal besar bagi masa depan kota ini,” kata Wali Kota Farhan.

Menurut dia, pencegahan penyalahgunaan narkoba tidak cukup hanya dilakukan melalui penegakan hukum. Peran keluarga menjadi benteng utama yang menentukan keberhasilan upaya tersebut.

Ia mengungkapkan berbagai penelitian menunjukkan keharmonisan keluarga menjadi faktor penting yang mampu melindungi anak dari berbagai bentuk kecanduan.

Oleh karena itu, Pemkot Bandung akan memperkuat keterlibatan orang tua melalui kebijakan pakta integritas yang akan diterapkan di seluruh SD dan SMP negeri.

Melalui dokumen tersebut, orang tua menyatakan komitmen melarang anak merokok, mengonsumsi minuman beralkohol serta menggunakan obat keras maupun narkotika. Pakta integritas itu akan ditandatangani orang tua dan disaksikan kepala sekolah sebagai bentuk tanggung jawab bersama antara keluarga dan satuan pendidikan.

“Kita ingin memastikan sekolah dan keluarga berjalan seiring dalam melindungi anak-anak dari bahaya narkoba. Semangat ini juga sejalan dengan kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat,” ujar dia.

Ia menilai, rokok merupakan pintu masuk yang paling sering mengantarkan remaja kepada penyalahgunaan narkoba. Karena itu, upaya pencegahan harus dimulai sejak dini termasuk mengantisipasi maraknya penggunaan rokok elektronik atau vape yang kerap disalahgunakan sebagai media konsumsi narkotika cair.

Wali Kota Farhan juga mengingatkan tingginya rasa ingin tahu pada masa remaja sering dimanfaatkan oleh pelaku peredaran narkoba untuk menjebak calon korbannya.

Menurut dia, banyak tindak kriminal yang melibatkan remaja berawal dari penyalahgunaan minuman keras maupun obat keras.

“Sekali seseorang terjerat kecanduan mereka bisa melakukan apa saja demi mendapatkan barang tersebut. Karena itu jangan pernah mencoba karena keluar dari jerat narkoba bukan perkara mudah,” tutur dia.

Wali Kota Farhan mengaku memiliki pengalaman panjang dalam gerakan pencegahan narkoba sejak akhir 1990-an. Ia menyampaikan pesan emosional kepada para pelajar agar tidak menyia-nyiakan masa depan hanya demi kenikmatan sesaat.

“Saya telah kehilangan sahabat, keluarga dan banyak orang hebat karena narkoba. Jangan biarkan potensi dan cita-cita kalian hancur akibat penyalahgunaan narkoba,” kata dia.

Di hadapan para pelajar, seluruh unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, TNI, Polri, BNN serta jajaran Pemerintah Kota Bandung turut menyatakan ikrar bersama untuk mewujudkan Kota Bandung bebas narkoba menuju Indonesia Emas 2045.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...

Main di Kandang, Arema FC Digulung Bali United

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Main di Kandang, Arema FC D...

Subuh Keliling untuk Mencari Masukan Warga

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Subuh Keliling untuk Mencar...

Rapat Anggota Tahunan Sebuah Koperasi Harus Dilakukan

4 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Rapat Anggota Tahunan Sebua...
Olahraga
Dewi Fortuna Masih Mendampi...
Advertisement
Gubernur Jabar Prihatin Banyak Warganya Terjerat Pinjol dan Judol

Gubernur Jabar Prihatin Banyak Warganya Terjerat Pinjol dan Judol

31 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.