Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kondisi Cuaca yang Panas Berpotensi Memperluas Karhutla di Aceh

📅 Senin, 01 Jun 2026, 22:48 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kondisi Cuaca yang Panas Berpotensi Memperluas Karhutla di Aceh Doc: Antara

Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan kondisi cuaca panas dan disertai embusan angin kencang berpotensi memperluas sebaran kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah kabupaten di Provinsi Aceh.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangan di Jakarta, Senin, mengatakan kondisi cuaca yang kering dapat memicu percepatan rambatan api di vegetasi lahan yang mudah terbakar.

"Hasil pemantauan visual, api belum berhasil dipadamkan dan masih dalam penanganan. Diperkirakan api masih bisa meluas mengingat kondisi cuaca saat ini panas dan angin kencang," ucapnya.

Direktorat Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB mengkonfirmasi sebagaimana laporan yang diterima sampai dengan Minggu (31/5), eskalasi titik api terbesar saat ini terkonsentrasi di wilayah Kabupaten Nagan Raya dengan luasan lahan terbakar sementara mencapai 17 hektare.

Kebakaran di Nagan Raya tersebut melanda kawasan Gampong Kayee Uneo di Kecamatan Darul Makmur serta Gampong Babah Lueng di Kecamatan Tripa Makmur, dimana tim gabungan tengah mengerahkan dua mesin pompa air untuk memblokade pergerakan api.

Selain Nagan Raya, amukan si jago merah dalam waktu yang bersamaan juga menghanguskan sedikitnya dua hektare lahan di Gampong Berawang dan Gampong Kuta Padang Layung, Kecamatan Bubon, Kabupaten Aceh Barat.

Hingga saat ini, menurut dia, operasi pemadaman darat di Aceh Barat masih terus bergulir lantaran bara api di lapisan bawah tanah belum sepenuhnya padam.

Sementara itu untuk kluster karhutla di Kabupaten Aceh Tengah yang sempat menghanguskan tiga hektare lahan di Kecamatan Ketol, Bebesen, dan Kebayakan, dipastikan telah berhasil dipadamkan total oleh petugas pemadam kebakaran setempat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
  • Jangan Main-main! Kawasan Industri Diminta Tuntaskan Seluruh Izin
    Langkah proaktif pemerintah pusat dan daerah dalam menata ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Penanganan kebakaran di Kaw...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.