Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkab Berau dan HNSI Berkolaborasi Penuhi Gizi Masyarakat dengan Gelar Gerakan Ikan Murah

📅 Jumat, 24 Jul 2026, 14:30 WIB | Oleh:
Pemkab Berau dan HNSI Berkolaborasi  Penuhi Gizi Masyarakat dengan Gelar Gerakan Ikan Murah Doc: ANTARA/ HO- Prokopim Berau
Ket. Bupati Berau Sri Juniarsih Mas (paling kiri), Kepala BKKBN Kaltim Sunarto (dua dari kiri), Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud (tiga dari kiri), dan sejumlah pihak terkait meninjau Gerakan Ikan Murah di Tanjung Redeb, Kamis (23/7).

BERAU, KALIMANTAN TIMUR  Pemerintah Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, menggelar Gerakan Ikan Murah sebagai langkah menekan laju inflasi, memperlancar akses pemenuhan gizi, sekaligus sebagai upaya melakukan intervensi stunting seiring terpenuhinya kebutuhan protein dari ikan.

"Gerakan ini merupakan salah satu upaya untuk memudahkan masyarakat memperoleh sumber protein berkualitas dengan harga terjangkau, sekaligus menjadi bagian dari strategi meningkatkan konsumsi ikan," ujar Bupati Berau Sri Juniarsih Mas di Tanjung Redeb, Jumat.

Program tersebut akan terus dilaksanakan secara rutin setiap bulan dengan menyasar seluruh kecamatan di Berau agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat, karena setiap gelar ini, semua jenis ikan yang disiapkan selalu habis.

Misalnya pada Kamis (23/7), dari 5 ton ikan yang disediakan Dinas Perikanan Kabupaten Berau yang berkolaborasi dengan Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) setempat, semua habis terjual tidak sampai setengah hari.

Sedangkan pada Sabtu, 16 Mei lalu, Gerakan Ikan Murah disediakan sebanyak 6,2 ton berbagai jenis ikan juga habis terjual, karena selain harga yang lebih murah juga karena masyarakatnya gemar mengonsumsi ikan.

Jenis ikan yang dijual dalam Gerakan Ikan Murah itu antara lain cumi, kepiting, layang, kembung, kakap, layur, senangin dan baronang. Sedangkan tingginya animo masyarakat dalam membeli ikan di giat ini, menunjukkan kebutuhan terhadap bahan pangan bergizi sangat tinggi.

Terlebih ikan yang dijual tersebut tergolong murah atau berada di bawah harga pasar, yakni rata-rata ikan yang dijual di pasar sebesar Rp50 ribu, namun di Gerakan Ikan Murah ini rata-rata Rp30 ribu per kg.

"Kami terus menghadirkan berbagai program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat, khususnya dalam pemenuhan gizi keluarga. Untuk itu, Gerakan Ikan Murah akan terus dilakukan secara bergilir di 13 kecamatan agar makin banyak warga yang merasakan manfaatnya," kata Sri Juniarsih.

Dalam kaitan intervensi stunting, melalui Gerakan Ikan Murah diharapkan pemenuhan gizi keluarga tercukupi, sebagai upaya menurunkan prevalensi stunting dari 21,7 persen pada 2025 menjadi 18,4 persen pada 2026. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
kj cup 26

Olahraga
Rute Alpen Benar-benar Tant...
Daerah
Porprov NTB, Kontingen Lomb...
Luar Negeri
Kebakaran Hutan di Eropa Me...
Daftar Event Jakarta Akhir Pekan 25-26 Juli 2026: Pameran Seni Hingga Konser

Daftar Event Jakarta Akhir Pekan 25-26 Juli 2026: Pameran Seni Hingga Konser

24 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.