Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dokter: Rutin Olahraga pada Usia 40 Tahun Bisa Turunkan Risiko Jantung

📅 Sabtu, 25 Jul 2026, 17:17 WIB | Oleh:
Dokter: Rutin Olahraga pada Usia 40 Tahun Bisa Turunkan Risiko Jantung Doc: ANTARA/Irfan
Ket. Sejumlah warga melaksanakan olahraga pagi di Tugu Adipura Kota Tangerang.

TANGERNG -- Dokter Spesialis Jantung Rumah Sakit (RS) Sari Asih Sangiang, Cut Arsy Rahmi, mengatakan olahraga pada usia 40 tahun secara rutin dapat menjaga kesehatan jantung dan menurunkan risiko penyakit kardiovaskular.

Ia mengatakan olahraga jangan dipandang sebagai perlombaan untuk mencapai intensitas maksimal, namun membangun kebugaran dan menjaga kualitas hidup dalam jangka panjang.

Selain itu aktivitas olahraga tidak harus selalu dengan beban berat untuk memberikan manfaat. Jalan cepat, bersepeda, berenang, atau aktivitas aerobik lain yang dilakukan secara rutin dapat menjadi pilihan yang baik.

"Yang terpenting adalah konsistensi dan peningkatan kemampuan secara bertahap. Tetap aktif bergerak, tetapi lakukan secara cerdas, bertahap, dan terukur," ujar Cut Arsy.

Meski olahraga secara umum memberikan banyak manfaat bagi kesehatan jantung, lanjutnya, aktivitas fisik dengan intensitas tinggi yang dilakukan secara mendadak dapat meningkatkan beban kerja jantung.

Pada orang yang memiliki penyakit jantung atau faktor risiko kardiovaskular tertentu, terutama yang belum terdeteksi, menurut dia, bisa menjadi pencetus kejadian kardiovaskular akut.

Namun hal itu bukan berarti olahraga harus dihindari. Justru sebaliknya, kata dia, aktivitas fisik rutin merupakan salah satu komponen penting dalam menjaga kesehatan jantung.

"Karena itu, memasuki usia 40 tahun bukan berarti harus berhenti berolahraga. Justru olahraga tetap penting, tetapi perlu dilakukan secara cerdas, bertahap, terukur, dan sesuai kondisi kesehatan," ujarnya.

Ia juga menekankan jika olahraga tetap merupakan bagian penting dari gaya hidup sehat. Namun intensitas olahraga perlu disesuaikan dengan kondisi dan kemampuan masing-masing individu.

“Yang penting bukan menghindari olahraga, tetapi mengenali kondisi kesehatan dan kemampuan tubuh sebelum meningkatkan intensitas olahraga. Aktivitas fisik sebaiknya dilakukan secara bertahap, terukur, dan memperhatikan tanda-tanda peringatan dari tubuh,” kata Cut Arsy Rahmi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Pelatihan fotografi produk UMKM

34 menit yang lalu | Wahyu AP

Rona
Pelatihan fotografi produk ...

Festival Olahraga Rakyat Jakarta 2026

34 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Festival Olahraga Rakyat Ja...
Ekonomi
Banpres rehabilitasi usaha ...
Daerah
Ritual fangsheng komunitas ...
Daerah
Target ekspor industri mebe...

Final Kejurnas GTX Motocross 2026

39 menit yang lalu | Wahyu AP

Olahraga
Final Kejurnas GTX Motocros...
Daerah
Disbudpar: Pemkab Siapkan R...
Megapolitan
Polisi Tangkap Pria DA, Did...
Megapolitan
Pria 42 Tahun Diduga Curi M...
Advertisement
Daftar Terakhir Perolehan Medali Asian Games 2026: Indonesia Posisi ke-16

Daftar Terakhir Perolehan Medali Asian Games 2026: Indonesia Posisi ke-16

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.