Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kebangkitan Film Indonesia, Tuan Rumah di Negeri Sendiri

📅 Senin, 22 Sep 2025, 17:20 WIB | Oleh:

Pada 2024, lebih dari 126 juta tiket bioskop terjual di Indonesia, salah satu yang tertinggi di Asia setelah pandemi.

Meskipun begitu, rasio jumlah penonton per orang di Indonesia masih rendah, di bawah 0,5.

Angka tersebut menunjukkan potensi pertumbuhan ke depannya masih sangat besar, terutama seiring dengan semakin banyaknya bioskop di berbagai daerah.

Jenis film drama masih menjadi yang paling banyak diproduksi. Namun, dalam empat tahun terakhir, film horor menjadi primadona dengan lebih dari 50 judul dirilis setiap tahun.

Film komedi juga stabil dengan rata-rata 20 judul per tahun, sementara film animasi mulai mencetak rekor di box office.

Cerita lokal

Industri film Indonesia sedang mengalami perubahan besar. Data terbaru menunjukkan selera penonton telah berubah. Jika dulu film impor merajai, kini film lokal yang jadi pemenang.

Perubahan tidak hanya menunjukkan bangkitnya kembali film nasional, tetapi juga tumbuhnya keyakinan penonton pada cerita-cerita dari film Indonesia yang ditayangkan di bioskop.

Penonton kini lebih menghargai keberanian para sineas lokal yang membuat film dari berbagai genre. Ini membuktikan bahwa industri film Indonesia punya kekuatan baru di mata dunia.

Analisis data JAFF Market di Busan didukung oleh Cinepoint, platform data film pertama di Indonesia.

Kemitraan itu bertujuan untuk membangun ekosistem yang bisa membantu para pelaku industri membuat keputusan yang lebih cerdas dan menjaga pertumbuhan industri yang berkelanjutan.

Beberapa temuan penting dari proyeksi studi itu, antara lain, penonton stabil. Jumlah penonton bioskop mencapai 82 juta pada 2024 dan diperkirakan stabil di kisaran 100 juta per tahun mulai 2026.

Produksi meningkat. Produksi film diperkirakan naik dari 152 judul pada 2024 menjadi sekitar 200 judul per tahun pada 2028.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
Daerah
Dinkes Waspada Penularan Su...
Daerah
PT Pertamina Bersama DPRD B...
Nasional
Mengembalikan Illicit Enric...
Advertisement
Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

24 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.