Cianjur Menggeber Remaja dengan Pelatihan Kepemimpinan dan Pertolongan Pertama saat Bencana
📅 Minggu, 21 Sep 2025, 19:14 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ist
CIANJUR – Remaja yang jumlahnya ribuan dapat digerakkan menjadi sumber daya andal dalam situasi darurat seperti kebencanaan. Untuk itu, Palang Merah Indonesia Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menggelar pelatihan dan pelantikan para remaja yang tergabung dalam Palang Merah Remaja (PMR) di Bumi Perkemahan Mandala Kitri Cibodas yang diikuti 186 SMP dan SMA/SMK sederajat dengan total peserta 6.230 siswa.
Sekretaris PMI Kabupaten Cianjur Sukirman di Cianjur Minggu, mengatakan agenda rutin yang digelar setiap akhir tahun itu, dengan jumlah peserta yang terus meningkat setiap tahunnya mendapatkan berbagai materi terkait kepalangmerahan dan pelayanan kemanusiaan. "Tahun lalu peserta mencapai 5 ribu orang lebih, sedangkan tahun ini meningkat menjadi 6 ribu orang lebih, kalau ditotal dengan pendamping dan pembina mencapai 7 ribu orang," katanya.
Dia menjelaskan selama pelatihan tiga hari dua malam itu, peserta mendapat berbagai pengalaman selain materi wajib gerakan kepalangmerahan, kepemimpinan, pertolongan pertama, sanitasi dan kesehatan, kesehatan remaja, kesiapsiagaan bencana, dan donor darah sukarela. Materi tersebut bertujuan untuk membentuk karakter, kepedulian, dan keterampilan anggota PMR dalam melayani masyarakat dan meningkatkan kesehatan, dengan fokus pada prinsip-prinsip kemanusiaan, kesehatan, dan kepemimpinan remaja.
"Pengetahuan dan keterampilan dasar untuk menangani cedera, luka, dan kondisi medis darurat lainnya, dilombakan dimana masing-masing peserta mempraktekkan pembuatan tandu dan bidai, serta teknik evakuasi korban," katanya. Tidak hanya materi pokok, peserta juga menampilkan berbagai kreasi seni dan budaya serta penampilan lainnya yang dilombakan pada malam hari, serta ditutup dengan pelantikan setelah mereka usai melakukan pelatihan selama tiga hari dua malam.
"Sebelum dilantik sebagai anggota Wira untuk siswa SMA/SMK sederajat, dan Madya untuk siswa SMP, sekitar 30 persen dari 186 sekolah mendapat penghargaan berupa piala dan sertifikat," katanya. Ketua Panitia Pelatihan dan Pelantikan PMR M Farid, mengatakan pembekalan yang diberikan selama tiga hari dua malam bagi ribuan peserta itu, dapat dipraktekkan di sekolah dan lingkungan tempat tinggal dimana pertolongan pertama sudah dapat dilakukan anggota PMR.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Mereka sudah layak menjalani misi kemanusiaan dan membagi ilmu serta pengalaman yang mereka dapat selama pelatihan pada siswa lain di sekolah, selama menjalani pelatihan anggota PMR menuntaskan pelatihan dasar guna menjalan misi kemanusiaan," katanya. Selanjutnya ketika melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi mereka dapat masuk ke Korps Sukarela (KSR) di berbagai kampus dan markas PMI Cianjur, guna meningkatkan kapasitas sesuai bidang kemanusiaan yang akan diambil.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!