Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Meningkatkan Kualitas Gizi Siswa dengan Program B2SA

📅 Rabu, 05 Agu 2026, 22:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
Meningkatkan Kualitas Gizi Siswa dengan Program B2SA Doc: Antara
Ket. Dinas Pangan dan Pertanian Kota Pangkalpinang memberikan edukasi mengenai Program Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) di SMP Budi Mulia Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, Rabu (5/8/2026).

Pangkalpinang - Pemerintah Kota Pangkalpinang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggencarkan Program Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) di sekolah, guna meningkatkan kualitas gizi bagi para siswa di daerah itu.

"Kegiatan ini untuk mengedukasi siswa-siswi tentang pangan lokal yang beragam, bergizi, seimbang dan aman untuk dikonsumsi," kata Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas Pangan dan Pertanian Kota Pangkalpinang Yiyi Zilaida saat membuka Program B2SA di SMP Budi Mulia Pangkalpinang, Rabu.

Ia mengatakan Program B2SA di sekolah ini merupakan upaya Dinas Pangan dan Pertanian Kota Pangkalpinang memperkenalkan dan mengedukasi para siswa tentang pangan lokal B2SA, guna meningkatkan kebiasaan makan sehat sejak dini, mencegah stunting dan meningkatkan kualitas gizi generasi muda di daerah ini.

"Kegiatan ini sangat penting untuk membekali anak-anak ini tentang ilmu dan konsep makan B2SA ini, sehingga mereka nantinya dapat mengedukasi keluarganya untuk mengkonsumsi pangan lokal yang beragam, bergizi dan aman," ujarnya.

Ia menyatakan program B2SA akan terus digencarkan ke sekolah-sekolah, mulai tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah atas se-Kota Pangkalpinang, agar para siswa mengenal dan mengonsumsi pangan lokal.

"Kegiatan ini nantinya tidak hanya di sekolah saja tetapi juga ke masyarakat umum, agar para ibu-ibu memberikan makanan yang beragam, bergizi, seimbang dan aman untuk meningkatkan kualitas gizi dan Kesehatan anaknya," ujarnya.

Ia berharap melalui program B2SA ini, para siswa lebih mengenal pangan lokal dan menyukai mengonsumsi pangan lokal dibandingkan makanan kemasan dan instan.

"Hari ini kita memberikan edukasi kepada siswa-siswi tentang pemahaman pangan lokal, B2SA, cara menyusun makanan dengan baik dan pengemasan pangan serta game-game agar anak-anak lebih mengerti dan paham terhadap pangan lokal B2SA ini," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Transjakarta Larang Aktivit...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.