Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Meningkatkan Kegemaran Membaca Masyarakat Melalui Festival Literasi

📅 Rabu, 05 Agu 2026, 23:17 WIB | Oleh: Tim Penulis
Meningkatkan Kegemaran Membaca Masyarakat Melalui Festival Literasi Doc: Antara
Ket. PLT Gubernur Riau SF Hariyanto ketika menyampaikan sambutan dalam Festival Literasi Riau 2026.

Pekanbaru - Pemerintah Provinsi Riau berupaya meningkatkan kegemaran membaca masyarakat setempat dengan menggelar Festival Literasi Riau 2026 di Perpustakaan Wilayah Soeman HS Kota Pekanbaru, 5-7 Agustus 2026.

Pelaksana Tugas Gubernur Riau SF Hariyanto mengatakan berdasarkan pengukuran tahun 2025, tingkat kegemaran membaca masyarakat Riau berada pada angka 58,59 persen. Angka tersebut terus didorong agar mampu mencapai target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) sebesar 73 persen pada tahun 2029.

"Dalam RPJMD Provinsi Riau, kita telah menetapkan target sebesar 73 persen pada tahun 2029. Angka ini menjadi dasar bagi kita untuk memperkuat langkah bersama," katanya saat membuka Festival Literasi Riau di Pekanbaru, Rabu.

Untuk mencapai target tersebut, Plt Gubernur Riau meminta dinas pendidikan beserta para guru untuk menghidupkan kembali fungsi perpustakaan di sekolah-sekolah. Budaya membaca diharapkan dapat tertanam menjadi kebiasaan harian yang dimulai dari lingkungan keluarga hingga lembaga pendidikan.

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Riau, Indra, menjelaskan bahwa festival ini berlangsung selama tiga hari ke depan. Berbagai kegiatan edukatif dihadirkan seperti gelar wicara literasi, bedah buku, aksi seni budaya, hingga sesi mendongeng untuk anak-anak.

"Meningkatkan minat baca di Riau memang tantangan, apalagi dengan perkembangan teknologi yang semakin cepat. Untuk itu, kami menghadirkan kegiatan ini sebagai bentuk upaya mempertahankan budaya baca," ujarnya

Indra menyampaikan bahwa seluruh pembiayaan Festival Literasi Riau 2026 tidak bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja daerah, melainkan memanfaatkan Dana Alokasi Khusus (DAK) Perpustakaan Nasional. Oleh karena itu pihaknya menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat dan seluruh pemangku kepentingan yang telah mendukung penuh agenda ini.

Dia juga menyampaikan adanya peningkatan jumlah kunjungan ke Perpustakaan Soeman HS yang cukup signifikan. Tercatat tercatat dari 219 ribu orang pada tahun 2024 menjadi 303 ribu orang sepanjang tahun 2025.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Daerah
Pintar Bareng GoPay, Bekali...
Advertisement
Presiden Prabowo Subianto dan Fadli Zon Bahas Percepatan Revitalisasi Museum dan Keraton.

Presiden Prabowo Subianto dan Fadli Zon Bahas Percepatan Revitalisasi Museum dan Keraton.

13 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.