Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kinerja Bertumbuh, PTP Nonpetikemas Optimis Capai Terget

📅 Sabtu, 16 Agu 2025, 09:56 WIB | Oleh:
Kinerja Bertumbuh, PTP Nonpetikemas Optimis Capai Terget Doc: Dok. Istimewa

JAKARTA — PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) terus memperkuat kinerja operasionalnya guna mencapai target throughput tahun 2025. Dengan mengedepankan layanan terintegrasi dan pemanfaatan teknologi terbaru, PTP Nonpetikemas optimistis mampu mendorong peningkatan arus barang secara signifikan.

Direktur Utama PTP Nonpetikemas, Indra Hidayat Sani mengatakan bahwa tahun ini, perusahaan menargetkan throughput sebesar 53,5 juta ton/m³. Untuk merealisasikan target tersebut, PTP Nonpetikemas mengimplementasikan sejumlah program strategis, di antaranya modernisasi terminal, kolaborasi langsung dengan pemilik kargo dan pelaku logistik, penyediaan layanan Port Management Service berbasis Planning & Control terintegrasi melalui Pelindo Terminal Operating System Multipurpose (PTOS-M), serta penguatan aspek HSSE (Health, Safety, Security & Environment).

"Hingga akhir Juni 2025, PTP Nonpetikemas mencatat realisasi throughput sebesar 22.401.788 ton/m³, meningkat 6,05% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya 21.124.424 ton/m³," kata Indra dalam keterangan tertulisnya, kemarin.

Ia menambahkan kontribusi arus barang tersebut berasal dari empat jenis kemasan utama Curah Kering: 45%, General Cargo: 27%, Curah Cair: 22% dan Bag Cargo: 6%.

Hingga Semester I 2025, PTP mencatat peningkatan throughput di berbagai jenis kemasan. Pada General Cargo, tiga cabang teratas adalah Tanjung Priok dengan 4.633.805 ton/m³ (naik 29,81% dari 2024), Banten 416.430 ton/m³ (naik 20,73%), dan Pangkal Balam 29.386 ton/m³ (naik 26,29%).

Untuk Bag Cargo, Teluk Bayur mencatat 398.265 ton/m³ (naik 59,32%), Tanjung Pandan 248.785 ton/m³ (naik 12,61%), dan Tanjung Priok 62.304 ton/m³ (naik 15,86%). Pada Curah Cair, Jambi mencatat 532.061 ton/m³ (naik 69,64%), Teluk Bayur 1.441.073 ton/m³ (naik 11,11%), dan Panjang 434.661 ton/m³ (naik 33,46%).

Sementara itu, Curah Kering mencatat lonjakan di Pontianak sebesar 965.592 ton/m³ (naik 691%), Cirebon 1.659.230 ton/m³ (naik 18,57%), dan Pangkal Balam 150.347 ton/m³ (naik 77,03%).

Pertumbuhan pada layanan General Cargo didorong oleh peningkatan aktivitas bongkar muat di Cabang Tanjung Priok, khususnya dari komoditas steel product.

Sementara pada Curah Cair, kontribusi signifikan datang dari Cabang Jambi yang melayani pengapalan kondensat milik PT Laban Raya Samodra, serta meningkatnya volume minyak goreng milik PT Ligita Jaya yang ditangani Cabang Teluk Bayur.

Untuk Curah Kering, Cabang Cirebon mencatatkan pertumbuhan positif berkat kegiatan bongkar muat batubara milik PT Indragarda Paling Gesit, PT Abra Cirebon Sakti, dan PT Eka Nusa Dwi Sapta. Volume pasir kuarsa milik PT Abra Cirebon Sakti juga mengalami kenaikan.

Sementara itu, kata Indra, kinerja Bag Cargo terdongkrak oleh kelancaran distribusi semen di Cabang Teluk Bayur dan meningkatnya trafik pupuk kemasan bag produksi PT Pupuk Iskandar Muda.

"Realisasi kinerja operasional yang diukur melalui indikator ton ship day (T/S/D) sepanjang tahun 2024 juga menunjukkan performa yang positif. Hal ini tercermin dari kontribusi PTP terhadap SPMT Group sebesar 39%, dengan total throughput perusahaan pada tahun 2024 mencapai 47.046.785 ton/m³," katanya.

Secara nasional, PTP Cabang Tanjung Priok mencatatkan throughput General Cargo tertinggi di antara seluruh cabang SPMT Group. Untuk Curah Cair, Cabang Teluk Bayur menempati posisi ketiga tertinggi. Adapun pada Curah Kering, Cabang Tanjung Priok kembali mencatatkan kinerja terbaik di lingkungan PTP Nonpetikemas, disusul oleh Cabang Panjang dan Bengkulu.

“Target 2025 kami mencerminkan komitmen terhadap pertumbuhan dan keunggulan. Kami yakin target ini dapat dicapai melalui modernisasi terminal, ekspansi bisnis, serta penguatan kolaborasi dengan para pengusaha bongkar muat dan mitra strategis lainnya,” tutup Indra.

SELESAI

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.