Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sri Sultan Dorong Kolaborasi Generasi Muda dan Senior di Birokrasi DIY

📅 Senin, 03 Nov 2025, 16:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sri Sultan Dorong Kolaborasi Generasi Muda dan Senior di Birokrasi DIY Doc: Dok. Antara

YOGYAKARTA - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X menilai kerja sama antara pegawai muda dan senior di lingkungan pemerintahan menjadi faktor penting dalam menciptakan birokrasi yang adaptif terhadap perubahan zaman. Ia menegaskan, kekuatan birokrasi justru terletak pada kemampuan mengolah perbedaan antargenerasi menjadi harmoni kerja yang produktif.

“Gap antargenerasi antara senior dan junior yang ada di pemerintah daerah sebetulnya tidak perlu dipermasalahkan, tapi justru (harus) sinergis,” ujar Sultan HB X saat melantik dan mengambil sumpah jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemprov DIY, di Bangsal Kepatihan, Yogyakarta, Senin.

Sultan menjelaskan, setiap generasi membawa karakter dan keunggulan masing-masing. Generasi senior memiliki kebijaksanaan yang ditempa pengalaman panjang, sementara generasi muda tumbuh dalam era digital yang menuntut kecepatan berpikir, ketepatan data, dan inovasi berkelanjutan.

Ia menilai, dua generasi ini harus saling mengisi. Pegawai senior dapat menanamkan nilai dan kearifan, sedangkan generasi muda menghadirkan semangat baru dan pemikiran segar.

“Ketika pengalaman berpadu dengan keberanian dan kearifan bertemu dengan kreativitas, birokrasi tidak hanya berjalan efisien tetapi juga relevan, adaptif, dan visioner,” ucap Sultan.

Menurutnya, perbedaan generasi bukanlah penghalang, tetapi kekuatan jika dikelola dengan baik. “Perbedaan itu tidak perlu menjadi jurang, asal diolah menjadi harmoni karena birokrasi yang sehat bukanlah yang seragam, tetapi yang mampu mengolah perbedaan menjadi kekuatan,” katanya.

Sultan menekankan pentingnya keseimbangan antara kebijaksanaan generasi tua dan ketangkasan generasi muda dalam menjalankan roda pemerintahan. “Yang muda tidak cukup hanya gesit, yang tua tidak cukup hanya bijak. Yang kita perlukan hari ini adalah pertautan jiwa lintas generasi agar kebijaksanaan tidak terhenti di masa lalu dan inovasi tidak melupakan akar yang menumbuhkannya,” ujarnya.

Ia menambahkan, komunikasi antargenerasi di lingkungan pemerintah menjadi kunci peningkatan kualitas kebijakan publik. “Ketika nilai, pengalaman, dan kearifan generasi senior menyatu dengan kreativitas serta penguasaan teknologi generasi muda, lahirlah birokrasi pembelajar yang tidak sekadar beradaptasi terhadap perubahan, tetapi menjadi sumber perubahan itu sendiri,” tutur Sultan.

Lebih lanjut, Sultan meminta setiap kepala organisasi perangkat daerah (OPD) menjadi contoh dalam kepemimpinan. “Setiap kepala OPD dituntut bertipe work leader dan menjadi role model bagi bawahannya agar mereka termotivasi berpikir cerdas, bergerak cepat, dan bekerja giat dengan pelaksanaan program secara tepat waktu, tepat biaya, dan tepat sasaran,” ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.