Taliban Larang Buku-buku yang Ditulis oleh Penulis Perempuan di Kampus-kampus
📅 Jumat, 19 Sep 2025, 10:35 WIB | Oleh: Lili LestariWakil Direktur Akademik Kementerian Pendidikan Tinggi pemerintah Taliban, Ziaur Rahman Aryubi, mengatakan dalam sebuah surat kepada universitas-universitas bahwa keputusan tersebut telah dibuat oleh panel "ulama dan pakar agama".
Selain buku-buku yang ditulis oleh wanita, larangan tersebut tampaknya juga menargetkan buku-buku karya penulis atau penerbit Iran. Salah satu anggota panel peninjau buku mengatakan kepada BBC bahwa hal itu dirancang untuk "mencegah infiltrasi konten Iran" ke dalam kurikulum Afghanistan.
Dalam daftar 50 halaman yang dikirim ke semua universitas di Afghanistan, muncul 679 judul, 310 di antaranya ditulis oleh penulis Iran atau diterbitkan di Iran.
Namun seorang profesor di salah satu institusi, yang berbicara dengan syarat anonim, mengatakan ia khawatir hampir mustahil untuk mengisi kesenjangan tersebut.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Buku-buku karya penulis dan penerjemah Iran menjadi penghubung utama antara universitas-universitas Afghanistan dan komunitas akademis global. Penghapusan buku-buku tersebut menciptakan kekosongan substansial dalam pendidikan tinggi," ujar mereka.
Seorang profesor di Universitas Kabul mengatakan kepada BBC bahwa dalam situasi seperti itu, mereka terpaksa menyiapkan bab-bab buku teks sendiri, dengan mempertimbangkan apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan yang diberlakukan oleh pemerintah Taliban.
Tetapi pertanyaan krusialnya adalah apakah bab-bab ini dapat disiapkan sesuai standar global atau tidak.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!