Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ekonom: Paket Stimulus Ekonomi 8+4+5 Jadi Jurus Sakti Serap Pekerja dari Pabrik hingga Desa

📅 Selasa, 16 Sep 2025, 15:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ekonom: Paket Stimulus Ekonomi 8+4+5 Jadi Jurus Sakti Serap Pekerja dari Pabrik hingga Desa Doc: ANTARAHO-Kementerian PUPR-padat karya tunai
Ket. Sejumlah pekerja terlihat beraktivitas di lokasi Padat Karya Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) dari Kementerian PUPR.

JAKARTA – Paket stimulus ekonomi dirancang sebagai instrumen kebijakan untuk mempercepat pemulihan dengan menggenjot permintaan domestik, menjaga daya beli, dan mendorong aktivitas produksi.

Stimulus yang efektif tidak hanya berfokus pada insentif fiskal atau subsidi, tetapi juga pada kelancaran distribusi, penyaluran kredit, serta dukungan terhadap sektor-sektor strategis. Tantangan utamanya adalah memastikan stimulus tepat sasaran, tidak menimbulkan moral hazard, dan mampu memberikan efek berganda (multiplier effect) ke seluruh lapisan ekonomi.

Dengan desain dan implementasi yang konsisten, paket stimulus dapat menjadi katalis penting bagi pertumbuhan sekaligus penahan risiko pelemahan ekonomi di tengah ketidakpastian global.

Chief Economist PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Andry Asmoro menilai paket stimulus ekonomi 8+4+5 dapat menyerap jutaan tenaga kerja baru, utamanya di sektor padat karya, informal, serta pedesaan.

Selain itu, paket stimulus tersebut juga akan membentuk fondasi lebih kuat untuk meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) ke depan.

“Kombinasi stimulus tunai, insentif pajak, dan program padat karya akan menyerap jutaan pekerja baru di sektor pedesaan, informal, dan padat karya,” ujar Asmo, sapaannya, sebagaimana keterangan resmi di Jakarta, Selasa (16/9).

Seiring tambahan aliran dana langsung ke masyarakat, menurutnya, juga akan berdampak terhadap daya beli yang terjaga, terutama di kalangan kelompok rentan dan sektor padat karya.

Ia mengatakan, efeknya akan mampu menopang pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) dalam jangka pendek, sekaligus menjaga sentimen positif di tengah ketidakpastian global.

“Insentif yang diperluas akan membantu menjaga daya beli rumah tangga dan mendukung sektor usaha padat karya tetap produktif,” kata Asmo.

Kemudian, lanjutnya, stimulus yang fokus pada sektor perdesaan dan perikanan akan memperluas basis produktivitas nasional.

Menurutnya, dukungan terhadap sektor itu akan meningkatkan kapasitas produksi domestik, memperluas nilai tambah industri, serta memperkuat ketahanan pangan dan daya saing ekspor dalam jangka menengah.

“Ini bukan hanya soal mengurangi pengangguran, tetapi juga membangun fondasi kapasitas SDM dan memperkuat ketahanan pangan ke depan,” ujar Asmo.

Selanjutnya, Ia mengatakan agenda deregulasi dan digitalisasi tata ruang akan turut memperbaiki iklim usaha, menurunkan hambatan birokrasi, serta mempercepat realisasi investasi yang lebih besar ke sektor riil.

Di sisi lain, Ia tetap mengingatkan pentingnya menjaga ruang fiskal agar pemerintah memiliki amunisi saat menghadapi ketidakpastian perekonomian di tingkat global.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Ekonomi
Hingga Juli PT KAI Berhasil...
Otomotif
Penjualan Mobil Listrik Kor...
Daerah
Data Terbaru: Wisman China ...

Bersejarah, Aldila Sutjiadi Jadi Petenis Indonesia Pertama Juarai DC Open

Bersejarah, Aldila Sutjiadi Jadi Petenis Indonesia Pertama Juarai DC Open

04 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.