Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tim SAR Berhasil Evakuasi Dua Pendaki Hilang di Gunung Dako Tolitoli

📅 Kamis, 26 Mar 2026, 15:53 WIB | Oleh:
Tim SAR Berhasil Evakuasi Dua Pendaki Hilang di Gunung Dako Tolitoli Doc: ANTARA/HO-Kantor SAR Palu
Ket. Seorang pendaki yang sebelumnya dilaporkan hilang saat mendaki Gunung Dako Kabupaten Tolitoli, Sulteng telah dievakuasi dan mendapat penanganan medis di Puskesmas Baolan, Rabu (25/3).

PALU -- Tim SAR gabungan mengevakuasi dua pendaki yang sebelumnya dilaporkan hilang saat melakukan pendakian Gunung Dako di Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah.

“Tim SAR menerima laporan bahwa kedua korban ditemukan petani, atas informasi itu tim SAR bergerak ke titik penemuan korban dan langsung melakukan evakuasi,” kata Kepala Kantor SAR atau Basarnas Palu Muh Rizal di Palu, Rabu.

Berdasarkan laporan tim di lapangan, korban ditemukan dalam kondisi selamat dan langsung dilarikan ke puskesmas di Kecamatan Baolan untuk mendapat penanganan medis.

Penemuan terhadap dua pendaki itu jauh dari titik koordinat tempat mereka beristirahat sebelumnya atau di Pos 3 Gunung Dako Desa Lakatan, Kecamatan Galang.

Sebanyak dua pendaki yang dilaporkan hilang itu, atas nama Agul (21) dan Moh Rifal (18).

Ia menjelaskan korban ditemukan pada Rabu, sekitar pukul 13.50 Wita. Tim yang sedang melakukan pencarian di Pos 3 Gunung Dako menerima informasi penemuan itu.

Koordinat penemuan korban 0°59'25.95"N-120°52'22.16"E dengan jarak 14 kilometer arah barat daya dari lokasi kejadian. Sebanyak dua pendaki itu kelelahan sehingga mendapat penanganan medis lanjutan.

“Kami berterima kasih atas kerja sama tim di lapangan. Kami juga berterima kasih kepada petani yang menemukan korban, ini semua berkat pertolongan Tuhan yang Maha Esa,” kata Rizal.

Setelah selesai operasi tersebut, tim gabungan melakukan pertemuan singkat, lalu operasi dinyatakan selesai dan ditutup pada pukul 14.20 Wita.

Tim SAR gabungan terlibat dalam operasi itu, yakni personel Unit Siaga SAR (USS) Tolitoli, bhabinkamtibmas, BPBD, aparat desa, dan warga setempat.

“Kami mengimbau masyarakat yang melakukan kegiatan pendakian gunung wajib memperhatikan keselamatan, lalu membawa logistik yang cukup serta wajib memperhatikan kondisi alam sebelum mendaki, karena kondisi membahayakan keselamatan jiwa sangat berpotensi terjadi,” kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.