Warga Sambut Positif ‘Pelican Crossing’ di Stasiun Cikini
📅 Senin, 15 Sep 2025, 16:50 WIB | Oleh: Ilham Sudrajat
Doc: Mochamad Tresna Suheryanto
JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melakukan uji coba pelican crossing di Stasiun Cikini, Jakarta Pusat, sebagai upaya memberikan akses yang lebih aman dan nyaman bagi pengguna KRL commuter line.
Uji coba ini menjadi respons atas banyaknya aduan penumpang yang sebelumnya harus memanjat pagar atau berjalan jauh untuk keluar-masuk stasiun karena akses resmi hanya tersedia di sisi utara dan selatan. Meskipun pagar sudah ditinggikan oleh PT KAI, kebiasaan memanjat tetap terjadi dan dinilai berisiko bagi keselamatan pengguna.
Uji coba pelican crossing ini memberikan jalur penyeberangan langsung di area tengah stasiun, tepatnya ke Jalan Peganggsaan Dua, sehingga penumpang dapat menyeberang dengan lebih cepat dan teratur. Keberadaan pelican crossing disambut positif pengguna commuter line, dan menjadi solusi positif bagi aksesibilitas penumpang di Stasiun Cikini.
Fazri, 33 tahun, warga Cibinong, Bogor, yang setiap hari menggunakan commuter line dari Stasiun Cikini, menyambut baik uji coba ini. Menurutnya, keberadaan pelican crossing ini cukup membantu dan efektif untuk pengguna KRL.
“Trotoar di pinggir stasiun sempit dan tidak ada atap, kalau hujan harus muter dan lari-larian. Apalagi saat jam padat, penumpang menumpuk. Dengan adanya pelican crossing ini, lebih cepat dan tinggal langsung nyebrang,” ujar Fazri, Senin (15/9).
Sebaiknya Anda baca juga:
Fazri menyampaikan, fasilitas ini mengurangi kepadatan di akses stasiun sisi utara dan selatan karena keberadaan kendaraan umum dan ojek daring. Ia menilai, pelican crossing membuat perjalanan dari stasiun ke kantor menjadi lebih efisien dan nyaman.
“Kalau begini kan enak, kita nyebrang langsung ke trotoar seberang yang sudah bagus dan lebar,” kata dia.
Hal senada diungkapkan Wiwid, warga Bojong Gede, yang juga merasa terbantu dengan adanya pelican crossing. Terlebih, trotoar di seberang stasiun juga sudah diperbaiki sehingga memudahkan pejalan kaki untuk melanjutkan perjalanan.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Karena pagarnya ditinggikan jadi harus muter jauh, banyak juga yang manjat. Alhamdulillah, sekarang tidak harus muter jauh lagi, jadi lebih cepat dan tidak capek,” ucap dia.
Ia berharap, dengan adanya fasilitas ini, arus keluar masuk stasiun menjadi lebih tertib dan tidak menimbulkan penumpukan di pintu akses utara maupun selatan.
“Sangat bagus, yang penting tidak digunakan mangkal angkutan umum. Waktu untuk menyeberang juga jadi cepat. Ini sangat membantu,” pungkas dia. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!