Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DPRD Dorong Pemkot Bekasi Bentuk Satgas untuk Cegah Praktik Pungli

3 Senin, 03 Agu 2026, 17:25 WIB | Oleh:
DPRD Dorong Pemkot Bekasi Bentuk Satgas untuk Cegah Praktik Pungli DPRD Dorong Pemkot Bekasi Bentuk Satgas untuk Cegah Praktik Pungli Doc: RRI/Leny Kurniawati
Ket. Anggota Komisi I DPRD Kota Bekasi, Gilang Esa Mohamad

BEKASI - Anggota Komisi I DPRD Kota Bekasi, Gilang Esa Mohamad, mendorong pembentukan satuan tugas (satgas) untuk memberantas pungutan liar (pungli). Hal tersebut disampaikannya terkait kasus pungli oknum pegawai Dinas Perhubungan Kota Bekasi kepada sopir yang viral baru-baru ini.

Menurut Gilang, praktik pungli tersebut harus menjadi bahan evaluasi bagi Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi. Terutama dari sisi pembinaan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan pemerintah daerah tersebut.

Gilang juga menayangkan aksi semacam ini masih terjadi di Kota Bekasi. Padahal sebagai kota besar yang bersebelahan langsung dengan pemerintah pusat, semestinya praktik demikian tidak terjadi.

Menurut dia, semestinya Kota Bekasi bisa menjadi contoh bagi daerah lain yaitu dengan menjadi daerah atau kota yang bersih serta bebas dari pungli, bukan justru sebaliknya.

“Saya usulkan Pemkot Bekasi membentuk satgas yang beranggotakan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) sehingga mereka bisa melakukan razia maupun langkah preventif agar keluhan masyarakat mengenai praktik pungli bisa langsung ditindak,” ujar dia, Senin (3/8).

Gilang mengaku prihatin praktik pungli seperti yang dilakukan oknum pegawai Dinas Perhubungan juga berlangsung di instansi lainnya. Menurut dia, hal ini berdasarkan aduan masyarakat yang banyak menyorot hal tersebut.

Gilang berharap Pemkot Bekasi terus berupaya meningkatkan pembinaan terhadap para ASN. Baik melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) maupun kepala daerah secara langsung.

Menurut dia, munculnya aksi pungli diduga kuat karena kurangnya pembinaan kepada para ASN. Sehingga mereka tidak mengetahui bahwa praktik pungli memiliki sanksi yang sangat berat.

“Kami berharap eksekutif jangan langsung memberikan sanksi ketika ada temuan saja, tetapi bagaimana mereka melakukan pembinaan,” ucap Gilang. “Harus dilakukan langkah preventif untuk mencegah pungli dan praktik lainnya yang merugikan masyarakat,” imbuh dia.

Gilang juga mengimbau warga untuk menyampaikan keluhan kepada DPRD Kota Bekasi. Terutama jika menemukan pungli atau praktik-praktik pelayanan masyarakat di luar ketentuan.

“Kami terbuka dengan setiap aduan masyarakat mengenai praktik pungli dan sejenisnya baik yang dilakukan ASN atau PPPK,” ujar dia. “Silakan lapor kepada kami untuk diadvokasi dan ditindaklanjuti dengan memberikan rekomendasi agar pelaku disanksi.”

Baru-baru ini viral kasus pungli oleh oknum pegawai Dinas Perhubungan Kota Bekasi terhadap salah satu supir. Akibat aksi tersebut pelaku berjumlah lima orang mendapatkan sanksi pemecatan dengan tidak hormat. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
Ekonomi
UU Kadin Direvisi, UMKM Jan...
Advertisement
Terkonfirmasi, Jenderal LSP Ditahan di Rutan Mabes Polri   

Terkonfirmasi, Jenderal LSP Ditahan di Rutan Mabes Polri  

03 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.