Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kejaksaan Negeri Solok Tingkatkan Kesadaran Hukum Pelajar Lewat Program Jaksa Masuk Sekolah.

📅 Selasa, 04 Agu 2026, 12:25 WIB | Oleh:
Kejaksaan Negeri Solok Tingkatkan Kesadaran Hukum Pelajar Lewat Program Jaksa Masuk Sekolah. Doc: Antara Foto
Ket. Kejaksaan Negeri (Kejari) Solok, Sumatera Barat saat menjalin kerja sama dengan Dinas Pendidikan Kota Solok dalam rangka memperkuat kesadaran hukum pelajar melalui JMS.

Kejaksaan Negeri Solok, Sumatera Barat memperkuat pembinaan kesadaran hukum di kalangan pelajar melalui Program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) dan pendampingan hukum bagi Dinas Pendidikan untuk mencegah perundungan, penyalahgunaan narkotika, serta meningkatkan tata kelola pendidikan.

Kepala Kejaksaan Negeri Solok Nurwendah Arumsari, di Solok, Selasa   mengatakan penguatan edukasi hukum kepada pelajar menjadi langkah preventif agar generasi muda memahami hak dan kewajiban mereka sejak dini. 

Menurut dia, pemahaman hukum yang baik dapat mengurangi potensi pelanggaran yang kerap terjadi di lingkungan sekolah.

"Kami ingin hadir lebih dekat dengan para pelajar. Dengan memahami hukum sejak dini, mereka memiliki bekal untuk menghindari tindakan yang melanggar hukum, seperti perundungan maupun penyalahgunaan narkotika," katanya.

Ia menjelaskan Program Jaksa Masuk Sekolah  dilaksanakan secara berkala ke sekolah-sekolah di Kota Solok. 

Materi yang diberikan disesuaikan dengan persoalan yang dihadapi remaja, mulai dari pencegahan perundungan, bahaya narkotika, kenakalan remaja, perlindungan anak hingga etika dalam menggunakan media sosial.

Selain memberikan penyuluhan kepada pelajar, Kejaksaan Negeri Solok juga memperkuat pendampingan hukum kepada Dinas Pendidikan melalui bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun).

Pendampingan tersebut bertujuan memastikan setiap kebijakan dan penggunaan anggaran pendidikan berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Dia juga mengatakan pendampingan hukum bukan hanya dilakukan ketika muncul persoalan hukum, tetapi juga menjadi upaya pencegahan agar potensi pelanggaran administrasi maupun tata kelola keuangan dapat diminimalkan sejak tahap perencanaan dan pelaksanaan program.

Menurut dia, sinergi antara Kejaksaan dan Dinas Pendidikan diharapkan mampu menciptakan lingkungan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan kualitas pembelajaran, tetapi juga membangun budaya taat hukum di kalangan tenaga pendidik dan peserta didik.

Ia menilai pembentukan karakter siswa tidak dapat dipisahkan dari pemahaman terhadap aturan hukum. Karena itu, sekolah memiliki peran penting sebagai ruang untuk menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, dan integritas kepada peserta didik.

Melalui kerja sama tersebut, Kejaksaan Negeri Solok berharap seluruh satuan pendidikan di Kota Solok memperoleh akses yang lebih luas terhadap edukasi dan konsultasi hukum sehingga berbagai persoalan dapat diselesaikan secara preventif tanpa harus berkembang menjadi sengketa hukum.

Program Jaksa Masuk Sekolah dan pendampingan hukum bagi Dinas Pendidikan menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem pendidikan yang aman, tertib, dan berintegritas, sekaligus menyiapkan generasi muda yang memiliki kesadaran hukum dan mampu berperan positif di tengah masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
  • Pria tanpa identitas Tewas Tersengat Listrik saat Curi Kabel LRT
    Wajar sih kalau mati, justru aneh klo tidak ...
  • Meski Melambat, Industri Tetap Ekspansi! Kemenperin: Ini 2 Sektor Paling Moncer
    Meskipun data Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Agustus 2026 ...
  • Kawasan Industri Tak Lagi Kompetitif, Investor Mulai Melirik Vietnam
    Meskipun banyak pabrik di Indonesia kini mulai beralih ...
Megapolitan
Polisi Ingatkan Modus Bahay...

Asian Games 2026, PBVSI Panggil 12 Pemain Voli Putri

58 menit yang lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
Asian Games 2026, PBVSI Pan...
Olahraga
PBVSI Umumkan Daftar Pemain...
Advertisement
Ratusan Petani Tebu Gelar Aksi Dekat Istana Negara, Tuntut Kenaikan HPP dan Hapus HET Gula

Ratusan Petani Tebu Gelar Aksi Dekat Istana Negara, Tuntut Kenaikan HPP dan Hapus HET Gula

02 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.