Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Merampok Uang Rakyat Atas Nama Tunjangan-tunjangan yang Bejibun

📅 Selasa, 02 Sep 2025, 19:31 WIB | Oleh:

Tunjangan 18, 19 dihapus. Tunjangan 21,21,23,24 perlu penjelasan ke publik maksudnya. Jumlahnya prorate 1 juta saja.

Setelah penghapusan tunjangan, maka gaji perlu dinaikkan. Misalnya, ketua 30 juta, wakil ketua 25 juta, dan anggota 20 juta.

CATATAN: Perjalanan ke luar negeri tiap anggota cukup dua kali selama menjadi anggota DPR. Lebih dari itu, harus membayar sendiri

MODUS DPR LOLOSKAN TUNJANGAN

Masyarakat mungkin tidak banyak yang tahu, modus atau cara DPR menekan pemerintah agar kemauannya mengeruk uang rakyat untuk kepentingan sendiri, terpenuhi. Caranya, mereka tidak akan menyetujui RAPBN, jika kemauannya tidak dipenuhi pemerintah. Praktik ini sudah terjadi sangat lama. Sebab akan bermasalah bila RAPBN tidak disetujui DPR, kembali ke APBN tahun sebelumnya. Ini susah karena banyak penyesuaian-penyesuaian.

KINERJA PARAH

Selama ini dengan tunjangan bejibun itu, tetap saja kinerja sangat minim. Itulah pentingnya memangkas tunjangan-tunjangan tersebut. Mereka tidak merasa bersalah dengan mengeruk uang rakyat sebanyak itu, tapi kerja hanya leha-leha, selalu tidak mampu memenuhi target yang mereka tetapkan sendiri.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.