Merampok Uang Rakyat Atas Nama Tunjangan-tunjangan yang Bejibun
📅 Selasa, 02 Sep 2025, 19:31 WIB | Oleh: Aloysius WidiyatmakaTunjangan 11, sudah pada punya mobil, kenapa ada ini.
Tunjangan 12 kalau memakai asisten ya bayar sendiri, kalau tak mampu bayar ya jangan memakai asisten
Tunjangan 13 semua sudah punya rumah, juga ada rumah dinas (sudah mau direnovasi, tapi dikorupsi. Renovasi saja semua rumah dinas. Jadi bisa hapus tunjangan no 13)
Tunjangan 14-15, kenapa juga istri/suami dan anak harus diberi tunjangan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Tunjangan 16, sidang meang tugas DPR kenapa dibayar. Ini bentuk menguangkan setiap kegiatan.
Tunjangan 17 ini redundant, kan sudah ada 1-3, semua dibuat-buat untuk uang.
Tunjangan 18, sangat memalukan besar saja minta ditanggung negara. Rakyat setengah mati mencari uang untuk bisa beli beras paling murah.
Sebaiknya Anda baca juga:
Tunjangan 19, sungguh tidak tahu malu, seluruh rakyat dipajaki, mengapa wakilnya malah minta ditanggung negara pajaknya.
Tunjangan 21-24 sangat tidak jelas maknanya.
TUNJANGAN YANG MESTI DIHAPUS
Melihat berbagai telaah perlunya tunjangan, maka banyak tunjangan yang mesti dihapus. Ini terutama untuk tunjangan nomor 1,2, dan 3. Untuk nomor 4,5,6 perlu penjelasan ke publik dan cukup 3 juta saja untuk anggota, ketua dan wakil ketua.
Untuk tunjangan nomor 7,8,9 perlu penjelasan ke public, dan besarannya cukup 1 juta untuk anggota, ketua, dan wakil ketua.
Untuk tunjangan nomor 10,11,12,13 dihapus. Untuk tunjangan 14,15, 16 dihapus. Untuk tunjangan jabatan (17) diperkecil: ketua (5 juta), wakil ketua (3 juta). Angota tidak perlu, kan tidak punya jabatan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!